Sukabumi.suara.com - Ada alasan khusus mengapa jalan di pegunungan dibuat berkelok-kelok. Pasti kalian menyadari tentang fakta ini. Jika sedang berkendara menuju ke wilayah pegunungan atau dataran tinggi, maka jalanan yang dilalui pasti berkelok-kelok. Walau dari sisi jangka waktu perjalanan menjadi lebih lama, tapi ada tujuan agar perjalanan di daerah pegunungan tetap aman.
Jalanan yang dibuat berkelok-kelok pada jalur pegunungan, membuat kendaraan yang lewat, semakin mudah untuk melewatinya. Kendaraan bermotor, biasanya tidak mampu jika harus melewati tanjakan dalam waktu yang lama. Tenaga yang dikeluarkan kendaraan juga sama banyaknya, dengan jalan yang dibuat berkelok-kelok.
Pada perencanaan geometrik suatu jalan, yang dikedepankan adalah isu keselamatan. Jadi jalanan yang dibangun harus mampu melindungi penggunanya. Jalanan yang berkelok-kelok menggunakan prinsip kerja bidang miring.
Ketika landasan atau bidang yang akan dilewati landai, maka tenaga yang dibutuhkan, untuk menuju puncaknya menjadi lebih kecil, begitu pula sebaliknya.
Jadi, kalau sedang menuju puncak dan jalanannya berliku, sebenarnya itu sudah dirancang untuk mempermudah perjalanan kita dan lebih aman. Walaupun terkadang membuat mual atau mabuk darat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Nyaman untuk Persiapan Olahraga Libur Lebaran
-
Jokowi Bakal Main Film Kolosal Dayak? Panglima Jilah Sebut Jadi Pemeran Utama
-
Operasi Pasar Murah Pontianak 2026, 6.000 Paket Sembako Dijual Jelang Idul Adha
-
Kalimantan Barat Jadi Penyumbang Titik Panas Terbesar, Karhutla Dikhawatirkan Meluas
-
8 Fakta Kasus Ahmad Bahar dan GRIB Jaya, dari Dugaan Penyanderaan hingga Berujung Damai
-
Pria di Bulukumba Sewa PSK Pakai Uang Hasil Mencuri Sapi
-
PTBA Bangkitkan UMKM Sawahlunto di Hari Kebangkitan Nasional, Pelaku Usaha Lokal Naik Kelas
-
Mengapa Berita Perubahan Iklim di Indonesia Masih Dangkal? Ini Temuan Mengejutkan AIC
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel