/
Jum'at, 02 September 2022 | 08:25 WIB
Ilustrasi pencurian motor (Shutterstock)

Sukabumi.suara.com – Nasib apes menimpa remaja SMA berinisial SIR (16) di kota Medan, yang menjadi korban aksi penipuan berkedok hipnotis

Menurut keterangan, peristiwa itu terjadi di Lapangan Benteng, Jalan Pengadilan pada Kamis (31/8/2022).

Akibat kena hipnotis, seorang remaja SMA tersebut pun kehilangan satu unit sepeda motor seharga Rp 23 juta yang baru dibelikan oleh orang tuanya. 

Keluarga korban yang tidak terima lalu membuat laporan ke Polrestabes Medan. Laporan ini tertuang dalam nomor STTLP/2734/VIII/2022/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara, tanggal 31 Agustus 2022.

"Awalnya anak saya pergi sama kawannya nongkrong di sekitar Lapangan Benteng Medan," kata Irma Zuita Saragih (48) warga kecamatan Medan Amplas, Kamis (1/9/2022).

"Pelaku menepuk pundak dan mengajak anak saya mengobrol. Dari situ anak saya menuruti permintaan pelaku," kata Irma.

Pada akhirnya si pelaku meminjam sepeda motor anaknya dengan dalih pergi ke kantor yang jaraknya tidak jauh dari lokasi.

"Begitu dikasih pelaku lalu kaburlah, ditinggalkannya anak saya," ungkapnya.

Tak lama dari kejadian tersebut, pelaku sempat memposting sepeda motor tersebut di akun Facebook miliknya. Sepeda motor itu dijual sekitar Rp 12 juta.

Baca Juga: Setelah Jadi Psikopat, Lee Seung-Gi Comeback di Drama Baru dengan Peran Mantan Jaksa

"Sempat dihubungi tapi terus menghilang," kata Irma.

Keluarganya berharap pihak kepolisian dapat menemukan serta menindaklanjuti kejadian tersebut.

"Ini menjadi pelajaran juga para orang tua lainnya untuk lebih berhati-hati meminjamkan sepeda motor kepada anak," katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa mengatakan telah menerima laporan korban.

"Saat ini sedang dalam proses penyelidikan," katanya.

Load More