Sukabumi.suara.com - Seorang pelaku pencurian berinisial HK (43) ditemukan tak bernyawa di dalam ruang penyidik unit reskrim Polsek Tambaksari Surabaya, Kamis (1/9/2022) malam.
HK diduga tewas dengan cara gantung diri saat sedang ditinggal penyidik yang menangani kasusnya.
Berdasar informasi, H merupakan tahanan dari kasus pencurian dan kekerasan (curas). H disebut mengakhiri hidupnya dengan jeratan tali.
"Itu tampak seperti tali dengan tanda yang jelas," kata orang yang meminta tidak disebutkan namanya.
Humas Polretabes Surabaya Kompol M. Fakih mengaku belum mendapat informasi. Ia pun meminta untuk langsung menghubungi Propam atau Wakapolda Surabaya.
Setelah dikonfirmasi, Kapolsek Tambaksari Kompol Bayu Aji tidak menanggapi pesan yang dikirim.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tambaksari Iptu Yogi membenarkan kabar tersebut. Dia bilang dia masih merawat H.
Kronologi gantung diri
Tersangka curas yang gantung diri di Grendel gerbang ruang penyidik Polres Tambaksari Surabaya
Baca Juga: Menghalangi Penyidikan, Personel Kompol Chuk Putranto Dipecat
Yogi menjelaskan bahwa Harry ditangkap Kamis malam karena pencurian. Ia kemudian diperiksa dan menunggu SPP (Surat Perintah Penyidikan) yang dikeluarkan petugas.
Ketika ditanya apakah ada kelalaian, Yogi menolak, mengatakan penyidik berada di kamar sebelah tempat Hari gantung diri.
"Pada pukul 12.00 malam tadi dia masih duduk di sofa. Pukul 07.30 pagi ini, penyidik melihatnya gantung diri, diduga pada Jumat pagi," katanya.
Lantas dari mana tersangka mendapatkan tali tersebut? Yogi menjelaskan, tersangka mengambil tali tersebut dari sofa yang baru saja tiba di Polsek Tambaksari.
"Dia pakai tali. Itu pas di sofa, ada tali di sofa, dia tarik talinya, terus dia lilitkan di lehernya. (talinya) gantung di gerendelnya," katanya.
Berita Terkait
-
Pamit Cari Rumput, 4 Jam Dicari Kakek Sadirun Ditemukan Menggantung Pada Pohon Jati
-
Malam Sebelumnya Ikut Tahlilan, Tapi Malam Ini Ditahlili Setelah Ditemukan Gantung Diri
-
Hendak Ziarah, Warga Kesugihan Cilacap Malah Temukan Jasad Pria Menggantung di Pohon Kamboja Makam Rawa Bakung
-
CEK FAKTA: Benarkah Kabar Bocah Tewas Bunuh Diri Usai Handphone Disembunyikan Orang Tua?
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar