/
Kamis, 08 September 2022 | 17:20 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. (Suara.com/Alfian Winanto)

Sukabumi.suara.com – Anggota polisi yang hidup secara hedon dan bergaya mewah-mewahan belum lama menjadi sorotan Wakil Ketua Komisi III DPR. Menanggapi hal tersebut, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkap akan menindak tegas anggota dengan gaya hidup yang dimaksud.

Sebelumnya, pada saat Komisi III DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kepolisian RI, pada Rabu (24/8/2022), Adies Kadir selaku Wakil Ketua Komisi III DPR menyoroti gaya hidup anggota Polri yang berlebihan.

"Gaya hidup mereka... sudah mulai pakai cerutu, mulai pakai wine, mobilnya juga mewah-mewah. Kalau kita lihat juga perilaku istri-istrinya itu pakai tas Hermes.... jadi sudah luar biasa," ujar Adies Kadir, dalam rapat kala itu.

Kini, Kapolri Sigit diketahui menindaklanjuti teguran yang diberikan. Ia menegaskan komitmen pihaknya dalam menangani para anggota polisi yang hidup mewah alias hedon.

Adapun komitmen sang Kapolri menindak oknum anggota Polri hedon tersebut tertuang dalam wawancara di acara Youtube KompasTV berjudul Satu Meja, tayang Rabu (7/9/2022) kemarin.

Kapolri Listyo Sigit menegaskan, bahwa sudah ada TR (telegram rahasia) dari pihak Divisi Propam Polri yang menangani para oknum polisi hedon tersebut.

"Sebenarnya terkait dengan gaya hidup yang biasa "terkesan hedonis" kita sudah membuat TR, dari Propam sendiri sudah membuat TR untuk melarang," tegasnya.

Kapolri juga mencontohkan bahwa beberapa polisi hedon tersebut sudah diproses terkait laporan tersebut, meski tak dipublikasikan secara eksplisit mengenai pemrosesan terkait.

Lebih lanjut, Kapolri Sigit kembali menegaskan bahwa langkah tersebut adalah sebagai wujud komitmen Polri dalam menjaga moralitas para anggotanya.

Baca Juga: Apes, Polisi Tolong Pengendara Motor Malah Bikin Ngakak

"Ya, saya kira itu memang komitmen dari awal. Kalau yang nyeleneh-nyeleneh itu gak kita potong, ngerusak yang baik, mereka akan turun morilnya. Saya lebih memilih untuk mempertahankan yang baik dan memangkas yang jelek," imbuhnya lagi.

Load More