/
Sabtu, 10 September 2022 | 07:27 WIB
Massa unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di gedung DPRD Kabupaten Sukabumi. (Sukabumiupdate.com)

Sukabumi.suara.com - Demo kenaikan harga bahan bakar minyak terjadi dibeberapa wilayah yang ada di Indonesia. Tak terkecuali Kabupaten Sukabumi.

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pelabuhanratu menggelar aksi demo di depan gedung DPRD Kabupaten Sukabumi yang berlokasi di Jalan Komplek Perkantoran Jajaway, Pelaburanratu, Kabupaten Sukabumi.

Unjuk rasa tersebut berlangsung pada Jumat (9/9/2022), dengan agenda menolak kenaikan harga BBM. Para mahasiswa meminta DPRD Sukabumi untuk membuat surat penolakan kenaikan harga BBM untuk Pemerintah Pusat melalui DPR RI.

"Kami menolak kenaikan harga BBM dan mendesak DPRD untuk membuatkan surat mengenai penolakan kenaikan harga BBM kepada pemerintah pusat, untuk dapat ditembuskan ke DPR RI," ujar Ruli Pirizki yang merupakan koordinator aksi demo tolak kenaikan harga BBM. 

Yudha Sukmagara selaku Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi,  menerima aksi penolakan kenaikan harga BBM yang terjadi di komplek DPRD ini. Yudha segera menandatangani surat rekomendasi yang dibuat oleh mahasiswa, telah mendengarkan poin-poin penting dalam orasi.

"Saya sudah menandatangani surat rekomendasi dari mahasiswa, nantinya kita akan memasukan agenda ini ke dalam agenda rapat kerja gabungan fraksi di DPRD Kabupaten Sukabumi. Rapat kerja gabungan fraksi kita akan adakan Senin, jika disepakati dan disetujui oleh semua fraksi, maka kita akan mengirimkan surat tersebut kepada DPR RI, berdasarkan tembusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat," terang Yudha, kepada media.

"Kita akan melihat tanggapan mengenai unjuk rasa ini. Jawaban dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat akan kami sampaikan kepada peserta aksi," ujar Yudha. 

Sumber: sukabumiupdate.com.

Baca Juga: Nicky Tirta Komentari Kondisi Mayang yang Terus Dihujat: Gak Masuk di Akal

Load More