Sukabumi.suara.com – Isu kenaikan BBM yang terjadi masih terus dikeluhkan dampaknya oleh seluruh lapisan masyarakat. meningkatnya harga bahan pokok lain yang terkena imbas dinilai merugikan karena pendapatan masyarakat tidak ikut berubah. Di sisi lain, pernyataan Menteri BUMN Erick Thohir baru-baru ini semakin memancing amarah masyarakat.
Gara-garanya, Erick Thohir dalam salah satu kesempatan mengungkap, bahwa gaji para karyawan BUMN dipastikan akan ikut mengalami kenaikan, sebagai imbas dari kenaikan harga BBM dan inflasi yang terjadi.
"Kenaikan gaji ini kan kebijakan masing-masing perusahaan. Dan memang biasanya ada adjustment saat inflasi, itu selalu," terang Erick di Graha Pertamina, dikutip Suara.com pada Jumat (9/9/2022).
Diunggah oleh akun instagram @tante.rempong.official, rupanya banyak masyarakat yang menanggapi hal tersebut dengan emosi. Pasalnya, banyak yang menilai jika Erick disebut hanya mementingkan nasib para karyawan BUMN ketika dampak kebijakan kenaikan harga BBM juga dirasakan oleh banyak pihak.
Komentar beragam dengan nada sindiran pun dilontarkan warganet di kolom komentar unggahan tersebut.
"Kalo ngeluarin statement tuh dipikirin dulu baik-baik toh pak... emang yang butuh naik gaji cuma karyawan BUMN??" komentar salah seorang warganet,
"Ayo kawan-kawan rakyat Indonesia, bekerja keras lah, ingat ada pemimpin disana yang membutuhkan sedekah kita," sindir lainnya,
"Gak punya hati ini @erickthohir," kecam netizen lain.
Baca Juga: Mahasiswa Gelar Demo Kenaikan BBM di DPRD Kabupaten Sukabumi
Berita Terkait
-
Geger Erick Thohir Akan Tambah Gaji Karyawan BUMN Imbas Harga BBM Naik, Publik: Yang Bayar Pajak Mereka Aja
-
CEK FAKTA: Menurut Erick Thohir, Naik Turunnya Harga BBM di Indonesia Tidak Ditentukan Oleh Harga Minyak Mentah Dunia
-
Abu Janda Sentil Erick Thohir dan Ahok soal Kenaikan Harga BBM: Pertamina Jual Bensin Paling Mahal, Rugi Pula
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian