/
Selasa, 20 September 2022 | 11:50 WIB
Grafik Kemampuan Siswa dalam Membuat Kue Tradisional (Riset Siswa SMAN 1 Cijeruk)

Getuk Gulung Milo 
Makanan ini biasanya hanya terdiri dari singkong, gula merah dan toping kelapa yang diparut. Penambahan Milo sebagai toping menjadikan getuk beranjak rasanya dari original menjadi berasa coklat dan ada rasa-rasa susunya. JIka ditekuni bisa menjadi salah satu alternatif jajanan sehat.


Riset dan Penelitian 

Proyek Profil Pelajar Pancasila ini ternyata menumbuhkan jiwa-jiwa analitik akademis. Ada sekelompok anak yang memilih melakukan Penelitian Kemampuan Siswa SMAN 1 Cijeruk dalam membuat kue tradisional. Hal tersebut menjadi menarik karena selain siswa yang melakukan penelitian tersebut meningkat kemampuannya. Hasil penelitian tersebut dapat menjadi rujukan dalam menentukan kebijakan dan program yang dapat dilakukan oleh sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Cijeruk khususnya dan Indonesia pada umumnya. Hal tersebut disampaikan oleh oleh Sudarjat M.Pd selalu pendamping dalam proyek ini. 

Profil pelajar Pancasila memiliki enam ciri utama: beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Salah satu karakter penting yang harus dimiliki oleh pelajar Indonesia adalah sikap bernalar kritis. Dalam menumbuhkan sikap kritis tersebut, proyek penguatan profil pelajar pancasila di SMAN 1 Cijeruk mendorong peserta didik yang menyukai penelitian untuk melakukan proyek-proyek penelitian.

Salah satu tim kelas X.7 melakukan penelitian dengan judul Kemampuan Peserta Didik Kelas X SMAN 1 Cijeruk Dalam Membuat Kue-Kue Tradisional. Hal ini didasari oleh hasil kegundahan mereka terhadap rendahnya kepedulian generasi muda Indonesia dalam melestarikan kekayaan budaya kuliner bangsa Indonesia. 

Dan ternyata kekhawatiran tim ini memang beralasan, karena hasil penelitian sederhana mereka yang menggunakan metode survey menunjukkan data yang mengkhawatirkan. Data hasil penelitian terkait kemampuan peserta didik SMAN 1 Cijeruk kelas X dalam membuat kue-kue tradisional dapat dilihat pada tabel.

Dari hasil penelitian menunjukkan kemampuan peserta didik SMA dalam membuat kue-kue tradisional dalam rangka melestarikan kekayaan budaya bangsa masih berada pada tingkat yang rendah.  Data ini semestinya dapat ditindaklanjuti dengan penguatan-penguatan dalam bentuk proyek lain, misalnya kegiatan atau pembuatan produk. Data hasil penelitian dapat dijadikan acuan untuk mengelola proyek penguatan profil pelajar pancasila selanjutnya. 

Akhirnya dapat disimpulkan bahwa implementasi proyek penguatan profil pelajar pelajar pancasila dapat dirumuskan dengan tiga bentuk kegiatan, yaitu: penelitian, kegiatan dan pembuatan produk.

*Penulis adalah pengajar di SMAN 1 CIjeruk.

Baca Juga: Kendaraan Bappelitbangda Memenangkan Hati Bupati Sukabumi

Load More