Sukabumi.suara.com - Pria asal Kampung Nangerang RT 06/01, Desa Nangerang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, yang dinyatakan hilang pada Senin (26/9/2022) yaitu Yudi alias Ajis (27) akhirnya ditemukan.
Yudi ditemukan pada Jumat pagi (30/9) oleh warga yang akan berangkat ke kebun, kemudian yudi diantarkan ke rumahnya.
"Alhamdulilah sudah ditemukan oleh warga dan diantarkan pulang ke rumahnya pukul 06.00 WIB," kata Kepala Desa Nangerang, Sopyan, kepada sukabumiupdate.com-jaringan suara.com.
Yudi ditemukan di kaki hutan Pasirawi yang berlokasi di Cadas Palisir atau sekitar tiga kilometer dari rumahnya. Saat ditemukan Yudi masih mengenakan pakaian yang sama yaitu kaus dan celana hitam.
"Dia (Yudi) ditemukan sedang jalan kaki menuju arah ke hutan," ujar Sopyan.
Sopyan mengatakan jika sebelumnya juga terdapat kasus orang hilang sama seperti Yudi sekitar 3 atau 4 tahun yang lalu. Saat itu seorang warga hilang selama empat hari, kemudian ditemukan di lokasi yang sama dengan Yudi. "Padahal lokasi tersebut tidak luput dari penyisiran tim SAR gabungan selama beberapa hari mencari keberadaan korban," ucap Sopyan.
Sopyan mengucapkan terima kasih kepada pihak yang terlibat membantu untuk mencari Yudi. "Terima kasih untuk Basarnas Pos Sukabumi, BPBD, Polsek Jampangtengah, Camat Jampangtengah, dan lainnya."
Dalam pencarian Yudi terdapat tim gabungan SAR yang terdiri dari TRC Rapi lokal 5, 6, 7, 8, dan 13, Satpol PP Jampangtengah, Pramuka, Polisi Hutan, Karang Taruna, unsur Pemerintah Desa Nangerang, dan warga setempat.
Pada Senin sore (26/9) Yudi dinyatakan hilang setelah sebelumnya ia berpamitan kepada sang bibi untuk mencari burung menggunakan bahas isyarat.
Baca Juga: Wajib Coba! Ini Resep Mochi Khas Sukabumi
Sumber: sukabumiupdate.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim