Sukabumi.suara.com - ADM harus diberhentikan secara tidak hormat oleh Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya (EM UB). ADM merupakan salah satu anggota EM UB, ia diduga melakukan pelecehan seksual kepada 4 orang.
Hal tersebut diketahui dari unggahan akun Instagram @em_ubofficial yang mengunggah keputusan sidang resmi EM UB terhadap ADM yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap 4 orang korban melapor sejak 15 September 2022 lalu.
Korban pertama ADM dilecehkan pada 21 Mei 2022 melalui video call, yang berlanjut dengan kegiatan Abdi Desa pada 4 Juni 2022 dan 19 Agustus.
Kemudian korban kedua, melaporkan ADM setelah dirinya mendapatkan pelecehan seksual secara verbal yang dilakukan oleh ADM secara langsung pada 26 Maret 2022 dan pelecehan secara virtual saat ADM mengomentari status WhatsApp korban.
Korban ketiga, melaporkan ADM karena mendapatkan pelecehan di dalam forum pada 7 September 2022. Saat itu ADM secara sengaja diketahui menyibak selendang yang dikenakan korban, sehingga bagian yang harusnya tertutup pun terlihat. Tak hanya itu, ADM pun diketahui melontarkan sejumlah kalimat yang menjurus ke arah pelecehan seksual.
Korban keempat melaporkan ADM atas perbuatan pelecehan seksual yang ia lakukan selama beberapa kali.
Hudzaifah Hafizh Chairi selaku Menteri Pembinaan Aparatur Organisasi (PAO) EM UB 2022 membenarkan bahwa ADM melakukam pelecehan seksual terhadap 4 korban secara verbal.
"Sebagian besar tindakan pelaku itu bentuknya verbal, tetapi ada juga bentuknya fisik seperti menarik kain yang dipakai korban ketiga," ujar Hafizh pada Sabtu (1/10/2022).
Sementara, Presiden EM UB, Nurcholis Mahendra mengatakan bahwa pihak EM UB dan korban telah sepakat membeberkan kronologi dan sanksi yang sesuai dalam bentuk rilis yang tercantum lengkap di akun resmi EM UB.
Baca Juga: Seorang Kakek Tega Mencabuli Empat Orang Anak di Purwakarta
Untuk kelanjutan mengenai kasus ini apakah akan dilaporkan ke pihak kepolisian atau tidaknya belum dapat dipastikan, ia karena hal itu merupakan keinginan korban.
"Tapi tindakan administrasi dan selanjutnya akan kita upayakan. Selanjutnya gimana kita mem-backup, kita juga telah mengadvokasi penyintas sejauh ini," jelas Nurcholis.
Tindakan EM UB dalam mempublikasikan kasus ini media sosial, karena hal ini merupakan tanggungjawab dari kelembagaan yang harus melakukan transparansi terhadap publik.
Saat ini pihak EM UB sudah melakukan sesuai dengan peraturan yang tertuang dalam UU TPKS dan tentunya ada tindakan dari internal UB Malang.
Sumber: malang.suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Sengketa Hotel Sultan Memanas, Hamdan Zoelva Laporkan Ketua PN Jakpus dan PT DKI ke Komisi Yudisial
-
Honor Siapkan HP Flagship Kompak Baterai 8.000mAh
-
Bareskrim Tangkap Bandar Narkoba Jaringan Ko Erwin di Pontianak, Kini Buru Otaknya The Doctor
-
5 Rekomendasi Isi Hampers Low Budget, Mulai dari Rp20 Ribuan Saja
-
IWD 2026: Yayasan IPAS Perkuat Layanan bagi Penyintas Kekerasan Gender
-
Permata Bank Raup Laba Rp3,6 Triliun, Segini Bocoran Dividen
-
Iran Serukan Perlawanan Total: Blokir Selat Hormuz, Siap Harga Minyak Tembus USD 200
-
KPop Demon Hunters 2 Segera Tiba, Netflix Resmi Umumkan Rencana Produksi
-
Rismon Sianipar Minta Maaf Soal Ijazah Jokowi, Gibran: Ramadan Bulan Baik untuk Memaafkan
-
Viral Artis Jual Preloved Sampai Celana Dalam Anak dan Handuk Bekas, Siapa?