/
Selasa, 04 Oktober 2022 | 09:30 WIB
Stadion Kanjuruhan (batiar_laziale/flickr)

Sukabumi.suara.com – Belakangan ini kata Kanjuruhan banyak disorot karena tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022). Bukan cuma di Indonesia, nama Kanjuruhan mendadak juga jadi sorotan masyarakat dunia yang ikut mengucapkan duka.

Di lain sisi, Kanjuruhan nyatanya bukan sebatas nama stadion, melainkan nama sebuah Kerajaan yang diyakini jadi cikal-bakal lahirnya kota Malang itu sendiri.

Diyakini jika Kerajaan Kanjuruhan sudah ada sebelum Kerajaan Majapahit dan Singosari ada, dan menjadi silsilah awal kelahiran Malang. Hal itu juga yang membuat Kerajaan Kanjuruhan disebut sebagai kerajaan tertua di Jawa Timur.

Bercorak Hindu dengan aliran Syiwa, Kerajaan yang diyakini sudah ada sejak abad ke-8 Masehi ini disebut berlokasi di titik yang saat ini berada di dekat Kota Malang.

Lebih detail, disebutkan jika titik Kerajaan Kanjuruhan kini berada di lokasi antara Sungai Brantas dan Sungai Metro, dan di dataran yang sekarang bernama Dinoyo, Merjosari, Tlogomas, dan Ketawanggede di Kecamatan Lowokwaru, Malang.

Selanjutnya, nama Kanjuruhan sendiri dipilih untuk menjadi nama stadion yang berada di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, yakni stadion Kanjuruhan.

Dibangun pada tahun 1997 dan diresmikan pada tahun 2004, stadion Kanjuruhan telah menjadi saksi dari banyak kemenangan yang tercatat bagi Arema FC.

Load More