/
Minggu, 09 Oktober 2022 | 18:00 WIB
Oknum TNI meminta maaf (Instagram/jiu.petarung74)

Sukabumi.suara.com – Kejadian tragedi di stadion kanjuruhan memakan korban jiwa hingga ratusan supporter diduga terkena gas air mata. Karena meluapnya kapasitas tribun.

Setelah tragedi itu terjadi oknum TNI memberanikan diri mendatangi langsung korban yang ia tendang waktu di lokasi peristiwa itu terjadi.

Unggahan video oleh akun @hiu.petarung74 di media sosial Instagram Kamis (6/10/2022), memperlihatkan oknum Tni yang datang langsung ketempat orang yang ia tending waktu kejadian Kanjuruhan itu.

Terlihat dua oknum TNI dirumah korban yang ia tending dan menjelaskan maksud mereka datang kesana untuk meminta maaf kepada korban yang telah ia tending pada saat itu.

Terdengar juga suara ibu dari anak yang ditendang oleh oknum TNI tersebut menjawab permohonan maaf dari kedua oknum TNI itu, terdapat juga keluarga koban yang ada disana, mereka berbincang-bincang menggunakan bahasa Jawa.

Oknum TNI meminta maaf dengan alasan khilaf dan ditambah sang korban melanggar aturan akhirnya aksi tersebut terjadi.

“Pihak TNI yang melakukan tendangan ke supporter di satdion Kanjuruhan sudah meminta maaf ke pihak keluarga korban..sdh gentle dtng secara langsung” tulis dalam unggahan video tersebut.

Video tersebut mendapatkan berbagai komentar, dan tidak sedikit warganet yang memuji aksi permohonan maaf kedua oknum TNI.

“Yg ngomong kok atasanya dia cuman senyam senyum doank, lain kali jangan gitu lagi om” ucap salah satu akun warganet.

Baca Juga: Murni Bunuh Diri, Mahasiswa UGM yang Terjun dari Lantai 11 Hotel Disebut Tengah Alami Gangguan Psikologis

“Terimakasih sudah berbesar hati untuk mengakui kesalahan” tulis akun warganet.

“Mantap..luar biasa…salut..semangat semoga masa depanmu baik wahai prajurit” kutip warganet lainya.

“Semoga tulus ya gess minta maapnya” ucap warganet lainya.

Load More