Sukabumi.suara.com - Gangguan makanan atau eating disorder merupakan suatu gangguan mental. Gangguan makan umumnya terjadi saat seseorang berperilaku secara terus-menerus yang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, baik fisik maupun psikososial.
Eating disorders umumnya mempengaruhi kemampuan tubuh untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.
Umumnya perilaku ini akan menimbulkan berbagai macam gangguan seperti anoreksia, dimana pengidapnya merasa memiliki berat badan yang berlebih sehingga ia membatasi pola makannya dan sang penderita akan mengalami masalah kekurangan gizi. Oleh sebab itu kita harus mewaspadai dan mengetahui beberapa gangguan makanan, seperti:
1. Anoreksia Nervosa
Umumnya penderita anoreksia nervosa memiliki jumlah penderita paling banyak di antara gangguan makan lainnya. Umumnya penderita anoreksia nervosa didominasi oleh remaja dan atau dewasa muda perempuan.
Anoreksia nervosa merupakan gangguan makanan pada penderita yang merasa bahwa tubuhnya selalu memiliki berat badan yang berlebih sehingga mereka akan membatasi asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh mereka. Walaupun asupan gizi mereka menunjukkan kategori kurus ataupun sangat kurus, tetapi mereka tetap membatasi jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh mereka.
Mengutip dari laman psychiatry online, gejala yang timbul dari anoreksia nervosa yaitu : mengonsumsi makanan dalam jumlah yang sangat terbatas, takut akan kenaikan berat badan, serta menginginkan bentuk tubuh yang sekurus mungkin.
2. Bulimia Nervosa
Kebalikannya dengan anoreksia nervosa, bulimia nervosa akan memakan sejumlah makan dalam porsi yang banyak dalam satu waktu. Namun mereka akan memuntahkan makanan yang telah mereka makan dengan bantuan obat pencahar ataupun dengan olahraga yang berlebihan. Tetapi bulimia nervosa memiliki tujuan yang sama dengan anoreksia nervosa yaitu tidak mau menaikan berat badannya.
Baca Juga: Jadwal Liga Inggris, Minggu (09/10); Bigmatch Arsenal Melawan Liverpool, Man Utd ditantang Everton
Berdasarkan penelitian dari National Institute of Mental Health, bulimia nervosa akan menyebabkan dampak buruk, seperti radang tenggorokan, kelenjar ludah bengkak, enamel gigi yang aus, kerusakan gigi, refluks asam, iritasi usus, dehidrasi parah, dan gangguan hormonal.
3. Binge eating disorder
Sama dengan bulimia nervosa, binge eating disorders akan memakan sejumlah makanan dalam satu waktu tetapi tidak akan dimuntahkan. Umumnya penderita binge eating disorder akan makan dengan cepat, serta memilih makan sendiri agar orang lain tidak mengetahui sebanyak apa makanan yang dikonsumsinya. Berat badan berlebih serta perasaan malu akan bentuk tubuh yang gemuk menjadi salah satu faktor pencetus binge eating disorder ini. Penderita binge eating disorder dapat memiliki risiko penyakit seperti jantung, stroke, atau diabetes tipe 2.
4. Pica
Pica merupakan salah satu jenis gangguan yang penderitanya ingin memakan atau menyukai konsumsi benda-benda atau bahan-bahan yang bukan merupakan makanan. Adapun contohnya seperti kertas, lilin, sabun, kain, dan sebagainya.
Gangguan makan jenis ini biasanya disebabkan oleh cacat intelektual, gangguan spektrum autisme, hingga skizofrenia. Penderita pica yang tidak segera ditangani berpotensi mengalami keracunan makanan, kurang gizi, infeksi, hingga cedera usus.
Itulah empat gejala yang termasuk ke dalam eating disorder yang perlu kamu ketahui, semoga bermanfaat.
Sumber: yoursay.suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Sistem Kelistrikan Flores Diklaim Pulih Total Usai Gempa M7,7
-
Tak Banyak yang Tahu, Pramono Anung Ternyata Punya Peran Khusus di Antara Megawati dan SBY
-
Pertamina NRE dan CRecTech akan Bangun Pabrik Percontohan Bio-Metanol di Sumut
-
BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat
-
IHSG Meluncur Turun di Awal Sesi ke Level 6.300, Emiten Haji Isam Ambruk
-
Kado Kemerdekaan, Gubernur Sultra Turunkan Pajak Kendaraan Lama hingga 23 Persen
-
Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Padi Sumedang Terbantu Tekan Biaya Produksi
-
253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT, Kapal Rumah Sakit Segera Berlabuh
-
Dorong Pencegahan Penyakit, Waketum PSI Sebut Program Cek Kesehatan Gratis Perlu Diperkuat
-
Simpang Siur Isu Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun