Sukabumi.suara.com – Bukan hanya ratusan korban jiwa, tragedi Kanjuruhan yang dipicu kepanikan karena pelepasan gas air mata juga menimbulkan trauma bagi korban yang selamat. Pasalnya, meski selamat tapi sebagian dari mereka ada yang masih harus mengalami kondisi sakit, berupa bola mata yang masih berwrna merah pekat.
Potret korban gas air mata tragedi Kanjuruhan dengan bola mata merah pekat nampak diunggah di media sosial Twitter oleh akun @nataliamwijanto.
Terungkap jika kondisi tersebut masih tidak berubah meski peristiwa pemicunya sudah terjadi lebih dari seminggu.
“Sudah seminggu, kondisi mata korban gas air mata di Kanjuruhan masih merah seperti ini.” ujar pemilik akun.
Mengundang ragam kometar, ada yang mengatakan pernah mengalami hal serupa akibat terkena gas air mata, walau sebenarnya efek tersebut tidak berlangsung lama.
Di lain sisi, baru-baru ini Polri juga mengakui jika dalam tragedi Kanjuruhan ada penggunaan gas air mata yang sudah kadaluwarsa sejak tahun 2021. Hal tersebut disampaikan oleh Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo.
"Ya, ada beberapa yang ditemukan ya. Yang tahun 2021, ada beberapa," ujarnya kepada wartawan, Senin (10/10).
Melihat kondisi tersebut, lagi-lagi warganet terpicu emosi dan menuliskan komentar yang beragam.
“Ini pembuluh darah nya pecah kah? temen ku pernah kecelakaan kek gini juga karna benturan nya keras banget soalnya” ujar salah satu warganet,
Baca Juga: Kepolisian Malang Kota Sujud Massal Minta Ampun Atas Tragedi Kanjuruhan
“2019 pernah kena gas air mata juga tapi nggak selama ini deh, sejam doang beres” tulis warganet lainnya,
“Pernah ngalamin, pengelihatan mah aman cuma gatel doang” imbuh salah satu warganet yang menuliskan pengalaman sama.
Berita Terkait
-
TGIPF Panggil Pihak yang Ngotot Gelar Pertandingan Arema FC vs Persebaya Malam Hari di Stadion Kanjuruhan
-
Buka-bukaan TGIPF Tragedi Kanjuruhan: Laga Arema Vs Persebaya Sudah Ada Yang Atur Biar Main Malam Hari
-
Termasuk Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, Ini Daftar Anggota Polri Yang Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Terpopuler: HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik, Fenomena Langka Blue Moon pada 31 Mei 2026
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
25 Link Poster Ucapan Hari Raya Waisak 2026 Gratis, Bisa Langsung Download dan Dibagikan
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Tampil di Specteve 2026, Efek Rumah Kaca Bawa Pesan Emosional Lewat Lagu 'Di Udara'
-
Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN
-
Lebih dari Sekadar Kurban, Iduladha Juga Mengajarkan Arti Kepedulian
-
Energi Ceria Khas Brasil Hadir dalam Koleksi Sandal Penuh Warna