Sukabumi.suara.com - Ada kalanya saat kita mendapatkan penghasilan sudah mulai merencanakan beberapa hal untuk menyegarkan pikiran. Tetapi setelah melakukan rencana tersebut kamu baru menyadari, kalau kamu terlalu banyak mengeluarkan uang.
Healing sendiri merupakan istilah yang sedang hype di masa sekarang. Healing sendiri merupakan kegiatan yang dilakukan untuk melepas penat, yang dilakukan seperti melakukan perjalanan ke tempat yang indah ataupun berbelanja.
Tetapi jangan sampai salah kaprah, karena healing bisa menjadi salah satu pengeluaran terbesar yang membuat mu boros.
Berikut adalah ciri-ciri healing yang memboroskan tabungan mu.
1. Terlalu sering dilakukan
Healing idealnya dilakukan dalam beberapa waktu sekali, atau ketika merasa pikiran kita butuh disegarkan atau sudah merasa stress.
Sehingga nantinya healing yang kita lakukan akan memberikan dampak yang postif bagi kita. Misalnya bisa menghilangkan atau mengurangi stress dan membuat kita kembali segar dan bersemangat menjalani rutinitas sehari-hari.
Healing yang sering dilakukan akan menjadi pemborosan dan membuat pengeluaran semakin banyak.
2. Pengeluaran membengkak
Baca Juga: Anisa Rahma Terpaksa Dibius Total Saat Lahiran Caesar, Begini Resikonya Kata Dokter
Healing dapat kita lakukan dengan beberapa hal sederhana yang tidak mengeluarkan uang banyak. Contohnya seperti menonton, mendengarkan musik atau berjalan-jalan di taman.
Healing tidak harus dilakukan dengan pergi jalan-jalan ke luar kota, ataupun pergi berbelanja.
3. Menjadi kecanduan
Healing hanya perlu dilakukan sesekali, tidak dengan setiap waktu. Karena tujuan healing sendiri untuk menyegarkan pikiran kita, agar nanti saat kembali bekerja kita kembali bersemangat.
4. Tidak fokus dalam menenangkan pikiran
Tujuan dari healing adalah untuk menenangkan pikiran dan melepas stress agar nanti saat kembali bekerja menjadi lebih semangat kembali. Namun jika kita hanya memikirkan senang-senang tanpa memikirkan hal lainnya, bisa jadi kita hanya melakukan pemborosan saja dengan alasan healing padahal sebenarnya kita tidak membutuhkannya.
Itulah ciri-ciri pemborosan dengan alasan healing, semoga kita semua dapat terjauh dati hal tersebut. Semoga bermanfaat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif
-
Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral
-
Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla
-
Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla
-
DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet
-
Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau
-
Dobrak Format Konvensional, Jakal Bookshop Fest 2026 Hadirkan 140 Aktivasi
-
Pembangunan Papua Masih Diiringi Konflik, Sejarawan Pertanyakan: Untuk Siapa?
-
Beli Buku Lebih Murah! Nikmati Diskon 20 Persen di Kinokuniya Pakai BRI
-
Menhut Tegaskan Penegakan Hukum bagi Pelaku Karhutla di Kalsel