/
Selasa, 01 November 2022 | 12:01 WIB
Rapat PSSI beserta EXCO (pssi.org)

Sukabumi.suara.com - Persatuan Sepakbola Indonesia (PSSI) sebagai federasi sepakbola tertinggi di Indonesia telah resmi akan menggelar KLB pada 18 Maret 2023.

Percepatan ini menurut Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan demi kelangsungan kompetisi Liga Indonesia yang sedang di liburkan untuk sementara wakut.

Hal tersebut tak terlepas dari tragedi kemanusiaan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang yang menelan ratusan korban jiwa beberapa waktu lalu.

"Saya hanya ingin kompetisi itu berjalan, dengan kompetisi terhenti kama marwah sepakbola itu akan hilang," ujar Mochamad Iriawan.

Selain itu percepatan kongres luar biasa ini juga untuk menepis tudingan bahwa dirinya ingin lari dari tanggung jawab terhadap peristiwa tersebut.

"Kami sepakat mengusulkan kepada FIFA untuk mempercepat kongres dan KLB untuk merespon rekomendasi TGIPF dengan tujuan agar kompetisi sepakbola Indonesia dapat diizinkan digelar kembali. Selain itu kami melakukannya karena adanya permintaan dari anggota kami yang memiliki suara," tambahnya.

"Hari ini (Senin, 31/10) rencananya surat percepatan KLB dikirim ke FIFA. jadi mari kita menunggu dan bersabar. Saya juga berharap agar duka sepakbola kita segera berakhir dan kompetisi bisa kembali digulirkan," ujar pria yang akrab disapa Iwan Bule.

Desakan agar segera terlaksananya KLB ini bukan hal yang baru. Pasalnya sebelum era Ketua PSSI Iwan Bule, desakan KLB PSSI sudah pernah terjadi.

Pada era Nurdin Halid PSSI pernah didesak untuk segera melakukan KLB. Akan tetapi karena tak kunjung dilakukan munculah PSSI tandingan.

Baca Juga: Yoyok Hery Wahyono, Pendiri Waroeng SS yang Viral Karena Potong Gaji Karyawan Penerima BSU

Load More