Sukabumi.suara.com - Pada Selasa (15/11/2022) pagi atau sekitar pukul 07.00 WIB, seorang pengendara motor meninggal dunia akibat tertimpa pohon tumbang di Jalan Cikidang. Atau berada tepat di Kampung Cipetir RT 09/02, Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi.
Ramdan Rustarmono selaku Kepala Desa Cicareuh membenarkan kecelakaan yang menewaskan pengendara motor.
“Kejadiannya sekitar pukul 07.00 WIB,” ujar Ramdan Rustarmono.
Ia menyebutkan jika pohon tumbang tersebut merupakan pohon karet oblong. Diketahui memang pohon karet tersebut sudah tua dan tiba-tiba tumbang saat korban tengah melintas. Korban diketahui sedang melintas dari arah Cikidang menuju Cibadak.
Korban merupakan seorang laki-laki berinisial H yang merupakan warga Kampung Lembursingkur RT 08/03, Desa Tamansari, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi.
Ramdan menyebutkan jika korban segera dibawa ke Puskesmas terdekat untuk segera mendapatkan penanganan, sedangkan pohon masih melintang dan menutup akses jalan.
Pohon karet oblong tumbang di lokasi tersebut tidak hanya sekali, peristiwa ini merupakan kedua kalinya. Ia beserta yang lainnya berharap agar PTPN VIII untuk memeriksa setiap pohon yang berpotensi rubuh.
“Harapan kami sebagai langkah mengantisipasi pohon-pohon tersebut untuk diperiksa," ujarnya.
Sedangkan Hasanudin, selaku Camat Cikidang mengatakan jika selain memakan korban jiwa, pohon tumbang tersebut juga menimpa kabel listrik, sehingga listrik di sekitar lokasi kejadian padam.
Baca Juga: Pinkan Mambo Sebut Tunggu Raffi Ahmad Cerai, Auto Dihujat Warganet
Menurut Hasanudin, di lokasi tersebut memang rawan pohon tumbang.
"Beberapa bulan kebelakang ada korban juga dan kita sudah mengusulkan ke pihak PTPN untuk melakukan pemotongan. Tentunya bertahap mulai dari pihak PTPN ke pihak lebih lanjut. Bahkan ada penandaan pohon pohon yang akan dilaksanakan penebangan,” jelasnya.
Sumber: sukabumiupdate.com
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
Terkini
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Tren Beauty TikTok 2026: Dari Produk Viral ke Brand yang Bertahan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
Vilmei Nangis Akun TikTok 68 Juta Followers Diblokir Permanen, Kerugian Capai Miliaran?
-
5 Mobil Murah Anti-Limbung Gak Bikin Mual Pas Perjalanan Mudik Lintas Pulau
-
Review Novel Satine: Realitas Pahit Menjadi Budak Korporat di Jakarta
-
Toyota Calya 1 Liter Berapa KM? Ini Konsumsi BBM, Harga Baru vs Bekas Bak Langit dan Bumi
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Clara Shinta Sindir Tasya Farasya Bongkar Setingan Konten Spill Skincare: Itu Kode Etik