Sukabumi.suara.com - Viral dimedia sosial detik-detik tanah longsor menimpa wisatawan yang sedang asyik bermain air di Air Terjun Sedudo, Nganjuk. Satu diantaranya meninggal dunia.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @fakta.beriita pada Kamis, (16/02/2023).
"Detik-detik terjadi longsor di wisata Air Terjun Sedudo, Kabupaten Nganjuk. Dalam peristiwa ini dikabarkan ada 1 korban jiwa atas nama Agus Setyawan, warga Dusun Gedung, rt2/rw 4, Desa Karanganayar, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep," tulis caption unggahan tersebut dikutip Sukabumi.suara.com, Kamis (16/02/2023).
Dalam rekaman video yang beredar nampak empat wisatawan sedang asyik mandi di bawah derasnya iar terjun Sedudo. Tak berselang lama, material longsor jatuh dan langsung menimpa para wisatawan tersebut. Kejadian tersebut terjadi pada Selasa, 14 Februari 2023 sekitar pukul 15.10 WIB
Satu dari empat wisatawan tersebut tewas. Wisatawan yang tewas itu diketahui bernama Agus Setyawan (49), warga Dusun Gedung, rt2/rw 4, Desa Karanganayar, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Nganjuk, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Muhammad, membenarkan insiden nahas ini.
Usai terjadinya tanah longsor tersebut, Air Terjun Sedudo langsung ditutup. Polisi juga memasang garis polisi di pintu masuk tempat wisata tersebut untuk kepentingan penyelidikan.
Video tersebut lantas membuat warganet ikut berkomentar.
"Innalillahi wa innaillaihi rojiun. Lagi happy seneng2, gataunya meninggal. Hidup dan mati setipis itu jaraknya," tulis warganet dikolom komentar.
Baca Juga: Mekanisme Pemilihan Ketua Umum PSSI dalam KLB PSSI Hari Ini, 16 Februari 2023
"Musim begini memang sangat rawan bagi yang sedang berlibur ke alam," tambah warganet lainnya.
"Kok bisa mandi disitu? Bukannya tidak d perboleh kan masuk ke area bawah airnya ya?!" tambah akun lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 31 Mei 2026, Akhir Bulan Hidup Makin Tenang
-
Dukung Gerakan Cegah Tindakan Bunuh Diri, Doyoung NCT Donasi Rp 1,1 Miliar
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Tren Fashion Polkadot Comeback! Motif Retro Kembali Digandrungi Gen Z dan Ibu Muda
-
5 Rekomendasi Moisturizer untuk Jerawat Mendem, Ampuh Redakan Peradangan
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Sinopsis The First Jasmine, Drama Kolosal Bai Lu dan Ryan Cheng Tayang 9 Juni
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sinopsis Emily to Maria, Drama Komedi Jepang Dibintangi Marika Matsumoto