Sukabumi.suara.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa elit Barat masih berbicara tentang eksklusivitas mereka, menempatkan orang satu sama lain dan memecah belah masyarakat, memprovokasi konflik berdarah dan kudeta, menabur kebencian, Russophobia, nasionalisme agresif, menghancurkan keluarga dan nilai-nilai tradisional.
Putin mengatakan hal itu di acara parade Hari Kemenangan di Lapangan Merah, pada Selasa (9/5/2023).
"Kami percaya bahwa ideologi superioritas apa pun pada dasarnya menjijikan, kriminal, dan mematikan," kata Putin.
Semua ini, katanya, dilakukan untuk terus mendikte, memaksakan kehendak, hak, dan aturan mereka pada rakyat.
Intinya, sistem perampokan, kekerasan dan penindasan.
"Mereka tampaknya telah melupakan apa yang menyebabkan klaim gila Nazi atas dominasi dunia," sambung Putin.
"Mereka telah melupakan siapa yang mengalahkan kejahatan total yang mengerikan ini, yang berdiri sebagai tembok untuk tanah air mereka dan tidak menyisihkan nyawa mereka untuk pembebasan rakyat Eropa," katanya. (Tass)
Tag
Berita Terkait
-
Mantan PM Pakistan Imran Khan Ditangkap, Gara-gara Tolak Beri Sanksi ke Rusia?
-
AS Kejang-kejang, Lima Negara Plus Armenia Berdiri di Samping Vladimir Putin Ikut Parade Kemenangan 9 Mei
-
Sanksi AS Gak Ngaruh, Iran Akan Ekspor 45 Ribu Mobil SAIPA ke Belarus dan Rusia
-
Lawan Tangguh Rusia, Senjata Canggih Buatan Israel Sudah Tersebar di Eropa
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI