Komunikasi antara ibu dan anak terkadang tidak hanya diucapkan lewat mulut, tetapi terkadang juga hanya didalam hati saja. Tetapi yang jelas komunikasi tetap menggunakan bahasa pertama yang dikenal si anak, yaitu bahasa ibu. Oleh karena itu, bahasa ibu menjadi sesuatu yang amat sangat penting.
Di dalam bahasa Sunda ada peribahasa yang menjelaskan bahwa bahasa sangat penting, diantaranya “hade goréng ku basa”, “basa téh cicirén bangsa” atau “leungit basana leungit bangsana” dan lain-lain. Oleh karena itu bahasa menjadi sesuatu yang sangat penting bagi sebuah bangsa, baik untuk komunikasi ataupun sebagai memperkaya nilai kepribadian.
Bahasa ibu atau bahasa yang digunakan oleh orang tua. Untuk yang ibunya orang Sunda, bahasa Sunda menjadi Bahasa ibunya. Dimana seharusnya si anak harus bisa bahasa ibunya. Jangan sampai baru menonton drama Korea sekali langsung mengajari anaknya dengan berbicara “eommawa appa” dan bukan ayah ibu atau abah ambu. Balita sekarang juga banyak yang sejak dini diajarkan tentang yes no yes no! Bukan tidak boleh mengajarkan anak bahasa asing, tetapi emang terkadang harus menyesuaikan dengan lingkungan dan kebutuhan. Orang asing pun tidak ada yang me-nina bobo-kan anaknya dengan “néléngnéngkung-néléngnéngkung, geura gedé geura jangkung, geura sakola sing luhur, geura makayakeun indung”. Artinya, sebagai orang Sunda maupun daerah lain di Indonesia yang luas ini yang memiliki bahasa daerah sebagai bahasa ibu harus bisa menjaga, melestarikan dan mengajarkannya.
Tentu saja, di zaman modern, globalisasi, kemajuan IPTEK dan budaya seperti sekarang ini kita dipaksa untuk bisa berbahasa Nasional dan bahasa asing. Tetapi, sebisa mungkin hal tersebut bukan menjadi alasan untuk kita mengasingkan bahasa daerah, sebagaimana dalam slogan “utamakan bahasa Indonesia, kuasai bahasa asing, lestarikan bahasa daerah”. Jangan sampai tertukar, jangan sampai rasa nasionalisme kita berkurang. Jangan sampai ruang publik kita dipenuhi oleh berbagai tulisan bahasa asing sehingga kedaulatan bahasa itu tidak terjadi. Karena bahasa Indonesia harus menjadi tuan rumah di negaranya sendiri,
Tentunya di luar sana orang-orang asing juga mengajari anak-anaknya bahasa mereka, seperti orang Korea mengajari anaknya bahasa Korea, orang Jepang mengajari anaknya bahasa Jepang. Bukan karena masalah bahasa ini lebih bagus dari bahasa lainnya, melainkan karena kesadaran kita sebagai orang yang mempunyai bahasa daerah sebagai bahasa ibu agar tidak menghilang dan tetap lestari.
Penulis: Agung Apryan
Berita Terkait
-
Tepis Isu Bubar, fromis_9 Siap Comeback dengan Full Album 'Unlock My World'
-
Genap Berusia 30 Tahun, Yuk Intip Perjalanan Karier IU
-
Visual Junho dan Yoona dalam Poster Terbaru King the Land Bikin Netizen Tertampar
-
Resmi Dibuka, BCL Hingga Bunda Corla Meriahkan Grand Opening W Superclub Mal Artha Gading
-
3 Karakter di Drama Korea yang Menggambarkan Nilai-nilai Stoikisme
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
20 Wilayah Aglomerasi Jadi Prioritas PSEL
-
5 Bedak Padat Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Simpel Flawless
-
Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO
-
KPK Kalah! PN Jaksel Batalkan Status Tersangka Sekjen DPR Indra Iskandar
-
Sekutu NATO Tolak Terlibat Rencana Donald Trump untuk Blokade Selat Hormuz
-
Persija Disindir The Jakmania, Mauricio Souza Buka Suara
-
FH UI Trending: Puluhan Juta Netizen Kawal Kasus, Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual Dikecam
-
5 HP Murah RAM Jumbo Minimal 12 GB, Multitasking Lancar dan Libas Game Berat!
-
7 Fakta Kunjungan Menhan Sjafrie ke Pentagon: Isu Akses Udara Bebas hingga Kemitraan MDCP
-
Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Membara: Sinyal Bahaya buat BBM Nasional?