Sukabumi.suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, baru saja meresmikan Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 2, ruas Cigombong-Cibadak di Sukabumi, pada Jumat (4/8/2023) lalu.
Jalan tol sepanjang 11,9 km ini dibangun dengan tujuan bisa mempersingkat perjalanan di dari Sukabumi, Jawa varat, maupun sebaliknya. Tercatat, biaya pembangunan tol tersebut menelan biaya hingga Rp3,2 triliun.
Berikut 3 fakta jalan tol baru Sukabumi tersebut.
1. Bakal resmi beroperasi pada 7 Agustus 2023
PT Waskita Toll Road (WTR) melalui anak usahanya PT Trans Jabar Tol (TJT) menyatakan siap mengoperasikan jalan tol Ciawi-Sukabumi ruas Cigombong-Cibadak sepanjang 11,9 Km itu pada, Senin (7/8) pukul 06.00 WIB.
"Kami selaku Manajemen TJT sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat yang begitu besar terhadap tol Ciawi-Sukabumi. Ruas Cigombong-Cibadak ini sedang dalam tahap penyempurnaan sistem dan akan dapat beroperasi paling lambat pada hari Senin, 7 Agustus 2023 pukul 06.00," ujar Direktur Utama TJT, Indhit Pertomo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/8/2023).
"Penyempurnaan sistem dilakukan guna meningkatkan pelayanan dan kenyamanan para pengguna jalan. Atas nama Manajemen TJT, kami memohon maaf atas ketidaknyamanannya," lanjutnya.
Sementara Director Finance & Risk Management TJT Edie Rizliyanto mengatakan pengoperasian ruas tol ini merupakan bagian dari kontribusi WTR dalam meningkatkan konektivitas antar daerah di dalam negeri.
"Kami berharap adanya jalan tol ini dapat memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Serta dapat berkontribusi dalam peningkatan perekonomian di sekitar jalan tol Ciawi-Sukabumi," jelas Edie.
Baca Juga: Pengendara Kena Prank! Tol Baru Sukabumi Ternyata Belum Bisa Digunakan
2. Gratis hingga 20 Agustus 2023
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Miftachul Munir mengatakan tol akan digratiskan hingga 20 Agustus 2023.
"Setelah diresmikan, ruas Cigombong-Cibadak akan dioperasikan tanpa tarif hingga 20 Agustus 2023," kata Miftachul dalam keterangan tertulis, Jumat (4/8).
3. Pangkas waktu perjalanan Jakarta-Sukabumi jadi 2,5 jam
Presiden Jokowi berharap ruas tol ini akan mempercepat mobilitas orang dan barang dan juga yang berkaitan dengan investasi. Karena menurut survei investor yang ada, kata Jokowi, Jawa Barat menduduki ranking pertama karena paling banyak dibangun jalan tol
"Nanti kalau kita ke Pelabuhan Ratu, ke Ciletuh, Ujung Genteng, Gunung Gede, sebelumnya dari Jakarta kalau ke Sukabumi makan waktu 5 jam kadang sampai 6 jam. Dengan jalan tol ini kurang lebih hanya 2,5 jam," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Alasan Dean James Tak Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni
-
Rupiah Anjlok, Nasabah Mulai Berbondong-bondong Nabung Dolar AS
-
Clean dan Modis, 4 OOTD Chic ala Jung Chae Yeon I.O.I yang Wajib Dicoba!
-
6 Shio Bebas dari Masa Sulit dan Ketiban Hoki Besar di Minggu 24 Mei 2026
-
Laka Maut Innova Anggota DPR RI di Tol Paspro, Petaka Microsleep dan Bahaya Laten 'Underride Crash'
-
Gen Z dan Tren Mindful Buying: Cara Anak Muda Mengatur Napas Finansial di Tengah Ketidakpastian
-
Penyaluran KUR Tembus Rp2,3 Triliun, BRI Klaten Perkuat UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah
-
Industri Migas RI Hadapi Ancaman Infrastruktur Tua, Apa Solusinya
-
Sarwendah Unggah Foto di Gunung Kawi, Tegaskan Datang Bukan untuk Ritual
-
Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta