/
Kamis, 01 Desember 2022 | 16:15 WIB
Safari politik Anies Baswedan dijegal. ([Dok.Suara.com])

Suara Sumatera - Safari yang bakal digelar Anies Baswedan di Aceh masih terhalang izin penggunaan lokasi. Padahal sebelumnya Pemerintah Daerah (Pemda) telah mengeluarkan izin atas penggunaan taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh atau lebih dikenal dengan lapangan PKA. 

Belakangan izin tersebut dicabut karena disebutkan jika taman tersebut masih dalam tahap renovasi. Meski demikian, relawan Anies Baswedan mengungkapkan masih akan menyambut ramai sosok mantan Gubernur DKI ini.

Ketua Relawan Bala Anies, Sismono Laode buka suara soal pencabutan izin penggunaan fasilitas publik untuk safari Anies Baswedan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh.

"Menurut saya, kita tunggu penjelasan dari pemerintah Aceh saja, seperti yang disampaikan oleh Bang Willy. Karena panitia kan sedang meminta alasan pembatalan itu terjadi," kata Laode melansir Warta Ekonomi, Kamis (1/12/2022).

Adapun agenda Anies Baswedan di Aceh antara lain Anies akan tiba di Aceh melalui bandara SIM Aceh Besar lalu persiapan menggelar salat Jumat.

Anies Baswedan akan bertemu dengan ulama di Aceh sekaligus Wali Nanggoroe guna menjalankan tepung tawar yang merupakan adat Aceh.

Salat jumat dilakukan di masjid Raya Baiturrahman.  Melansir ANTARA, usai salat jumat inilah, Anies Baswedan bertemu Wali Nanggore dan ulama Aceh yang masuk dalam struktur badan Tuha Lapan Lembaga Wali Nanggroe Aceh.

Pertemuan ini pun akan dihadiri ratusan warga termasuk ulama, dengan pembahasan khusus.

Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya sebelumnya mengeluarkan penjelasan terkait pembatalan tersebut.  Meski begitu, dia mengatakan insiden tersebut tak akan membuat para relawan berhenti menanti kehadiran Anies.

Baca Juga: Bakal Digelar Seharian Penuh, DPR Pastikan Fit And Proper Test Calon Panglima TNI Yudo Margono Dilakukan Besok

Relawan menjanjikan masa yang ramai menyambut kedatangan Anies Baswedan.

Load More