SuaraSumatera- Anies Baswedan direncanakan akan bersafari di Provinsi Aceh. Sayangnya, Pemerintah Daerah (Pemda) malah melakukan pembatalan atas agenda safari tersebut.
Padahal sebelumnya, pihak Pemda tersebut sudah mengizinkan pelaksanaan. Belakangan baru diketahui jika pembatalan izin safari Anies Baswedan yang bertajuk silaturahmi dengan masyarakat Aceh tersebut dibatalkan. Alasannya karena taman yang akan dipergunakan sebagai lokasi safari, masih dalam tahap revonasi.
Calon Presiden (Capres) yang partai Nasdem direncanakan dua hari berada di tanah rencong tersebut pada pekan ini.
Dalam jadwal kegiatan, diketahui Anies Baswedan akan bertemu dengan ulama di Aceh. Selain itu kata Ketua DPW Nasdem Aceh, Teuku Taufiqulhadi memiliki sejumlah agenda lainnya. Agenda utama tersebut ialah bertemu dengan Wali Nanggoroe guna menjalankan tepung tawar sebagai adat Aceh.
Anies Baswedan akan tiba di Aceh pada besok hari, Jumat (2/12/2022) pagi hari, sekitar pukul 10.00 WIB. Kedatangannya melalui bandara SIM Aceh Besar lalu persiapan menggelar salat Jumat.
Salat jumat ini pun akan dilakukan di masjid Raya Baiturrahman. Usai salat jumat inilah, Anies Baswedan bertemu Wali Nanggore dan ulama Aceh.
Di Meuligoe Wali Nanggroe Aceh, Anies Baswedan bertemu para ulama yang masuk dalam struktur badan Tuha Lapan Lembaga Wali Nanggroe Aceh.
Pertemuan ini pun akan dihadiri ratusan warga termasuk ulama, dengan pembahasan khusus.
Di hari kedua, Anies mengikuti jalan santai bersama masyarakat Aceh, tentu dengan kegiatan menyapa rakyat Aceh di Taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh atau lebih dikenal dengan lapangan PKA.
Baca Juga: Cara Daftar BLT BBM Online, Siap-siap Bantuan Segera Cair!
"Anies meminta kepada kita selalu bersilaturahmi dengan relawan. Maka kita mengimbau agar seluruh masyarakat Aceh hadir panggung silaturahmi Anies tersebut," ajak Taufiqulhadi melansir ANTARA.
Namun belakangan, agedan pertemuan di taman tetiba dibatalkan, hanya karena kedinasan mengungkapkan jika taman yang akan dipergunakan dalam pertemuan silaturahmi tersebut dalam proses renovasi.
Pembatalan ini lebih dikarenakan taman tersebut dalam kondisi dalam pengerjaan revonasi.
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Tetiba Ditolak Bersafari di Aceh, Benarkah Upaya Menjegal Capres?
-
Mendadak Dibatalkan, Padahal Safari Anies Baswedan di Aceh Bakal Bertemu Ulama Dan Wali Nanggroe
-
Yakin Anies Baswedan Bakal Hadiri Reuni 212, Habib Syakur: Itu Gerakan Politik Kekuasaan!
-
Anies Dinilai Mampu Raup Suara di Sumbar, Punya Kriteria Pemimpin yang Disukai Masyarakat
-
Jokowi Serang Anies Baswedan lalu Perintahkan Relawan Dukung Ganjar, Benarkah?
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi
-
Gunung Anak Krakatau Status Siaga, BPBD Banten Garansi Kawasan Anyer dan Carita Aman Dikunjungi
-
MPLS Sekolah Rakyat Digelar Empat Gelombang, Gus Ipul: Tiap Titik harus Aman dan Nyaman
-
KPU: Putri Dakka Gantikan RMS di DPR RI
-
Skandal Rp34,6 T Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Bakal Tuntas atau Mandek di Kejagung?
-
Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad
-
Review Novel Octopus Moon: Kisah Menyentuh tentang Depresi pada Anak
-
BRI Dorong UMKM Kuliner "It's Me Time" Asal Jawa Timur Raih Kesuksesan di Pasar Ekspor
-
Dari Dapur Kecil di Sidoarjo, Brownies Ketan Kini Tembus Pasar Internasional
-
BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor