Suara Sumatera - Persidangan pembunuhan berencana Brigadir Yosua Nofriansyah Hutabarat atau Brigadir J menyisahkan cerita berbeda. Selama ini di ruang sidang, muncul para pendukung yang menyebutnya diri sebagai pendukung terdakwa Bharada E, atau Richard Eliezer.
Mereka mendukung Bharada E karena menilai sosok ini tidak bersalah melakukan pembunuhan. Peristiwa pembunuhan terjadi atas desakan atau perintah atasan, Ferdy Sambo. Sementara belum lama ini muncul pendukung Ferdy Sambo.
Publik pun membandingkan fans keduanya. Banyak menilai jika Fans keduanya berbeda etika. Mengingat belakangan, salah satu penggemar Ferdy Sambo nekat menerobos ruang sidang hanya untuk mengantarkan barang berupa bantal.
Belum lama ini fans Ferdy Sambo pun buka suara. Diketahui jika para fans ini berkumpul dalam group WhatsApp. Pendukung mantan Kadiv Propam Polri ini ternyata berjenis kelamin perempuan.
Semuanya bertemu di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan karena menyaksikan persidangan berlangsung.
Salah satu penggemar yang melakukan aksi nekat menerobos ruang sidang diketahui bernama Syarifah Ima.
Setelah aksi itu ternyata anggota fans berkumpul dan akhirnya bertukar nomor ponsel agar dibentuk group WhatsApp.
Grup tersebut kemudian digunakan mereka untuk saling berkoordinasi. Mereka pun bertekad saat Ferdy Sambo akan sidang kembali, akan terus menyaksikan dan memberikan dukungan.
Ima pun menyebut jika Fans Ferdy Sambo juga muncul di media sosial. Sayangnya para fans ini belum pernah bertemu karena berasal dari kota-kota yang jauh.
Baca Juga: Hakim: Kenapa Ferdy Sambo Selalu Pulang Malam dan Pisah Rumah dari Putri Candrawathi?
Ima pun kerap mengunggah konten tentang Sambo di akun Tiktoknya, @syarifah_imasyahab. Saat itu dia mempublikasikan konten yang berisi seolah-olah dirinya ditelpon oleh Ferdy Sambo.
Ima nekat menerobos ruang sidang, perempuan berhijab itu tampak memberikan sebuah bantal berwarna hitam dan cokelat."Ada bantal kecil, ada surat," kata Ima saat diwawancarai awak media pada Selasa (29/11/2022) malam.
Berdasarkan pengakuannya, dia hendak memberikan dua benda tersebut untuk kenang-kenangan darinya sebagai fans. "Saya langsung lupa sendiri karena spontan. Nge-fans banget," ujarnya.
Namun sayang, Sambo tak menerima surat dan bantal pemberian Ima saat itu.
Akibat perbuatannya menerobos ruang sidang, Ima langsung diamankan oleh pihak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dia pun menyatakan permohonan maaf atas aksi nekatnya tersebut.
"Kita minta maaf atas keteledoran tadi. Kita tidak ada niat apa-apa. Sebagai seorang fans hanya ingin memberikan sebuah bingkisan kepada idolanya."
Berita Terkait
-
Hakim: Kenapa Ferdy Sambo Selalu Pulang Malam dan Pisah Rumah dari Putri Candrawathi?
-
Bharada E Ungkap 'Kedekatan' Putri Candrawathi Dan Brigadir J: Sering Jalan Berdua
-
Saksi dari Timsus Polri Ungkap Tiga Kejanggalan di Kasus Brigadir J, Mulai dari Proyektil hingga Jenazah
-
Gejolak Batin Bharada E, Syok Sambo Perintah Bunuh hingga Mimpi Brigadir J selama 3 Pekan
-
Pengakuan Bripka Ricky Soal Mau Nabrakin Mobil ke Kiri Biar Brigadir J Celaka
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Imbas Tabrakan KRL dengan KA Agro Bromo Anggrek, Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara
-
Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu
-
Momen Dramatis Evakuasi Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur
-
Kisah Kangen Band Diangkat ke Layar Lebar Lewat Film Mencari Yolanda
-
Potret Ngeri Tabrakan KA Argo Bromo-KRL, Gerbong Ringsek
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya