Suara Sumatera - Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono tinggal menghitung hari. Segala persiapan pun telah dilakukan. Berikut beberapa larangan yang sudah ditetapkan untuk menghadiri pernikahan Kaesang dan Erina.
1. Dilarang Pakai Batik Motif Parang
Acara pernikahan Kaesang dan Erina Gudono akan digelar di Puro Mangkunegaran, Solo, pada 11 Desember 2022. Tamu yang datang dilarang memakai batik dengan motif parang lereng.
Batik motif parang hanya boleh dikenakan oleh keluarga keraton, seperti raja, permaisuri, keturunannya hingga para bangsawan dan bupati.
Gibran Rakabuming Raka selaku kakak kandung Kaesang sudah mengumumkan larangan memakai batik motif parang tersebut.
"Untuk masuk Pura Mangkunegaran tidak boleh pakai batik motif parang atau lereng," kata Gibran.
2. Tidak Semua Tamu Boleh Bawa Kendaraan Pribadi
Tamu undangan dilarang membawa mobil atau kendaraan pribadi. Pasalnya, tamu undangan berjumlah sekitar 6 ribu orang akan menyulitkan akses masuk jika semua menggunakan kendaraan pribadi.
Para tamu akan dijemput menggunakan bus yang telah disiapkan sejumalh 220 bus. Rencananya para tamu diarahkan menuju Pura Mangkunegaran menggunakan shuttle bus dari hotel maupun dari sejumlah kantong parkir yang telah disiapkan.
Baca Juga: Latihan 1000 Penalti Sia-sia Belaka, Spanyol Tetap Tim Paling Sial di Babak Tos-tosan Piala Dunia
3. Pantangan di Singgasana Raja
Larangan lain yang harus dilakukan tamu yang menghadiri pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono salah satunya di kawasan singgasana raja.
Peringgitan adalah kawasan singgasana raja, para tamu atau masyarakat umum pun tak diizinkan mengakses kawasan tersebut saat jamuan makan.
4. Tidak Membawa Amplop atau Sumbangan
Kaesang Pangarep dan Erina Gudono tidak menerima sumbangan pernikahan. Hal ini dikatakan oleh Gibran Rakabuming yang merupakan kakak Kaesang.
"Iya memang (tidak menerima sumbangan). Zamanku kan yo ra (tidak) menerima sumbangan, nggak ada sumbangan ya, nggak usah bawa (sumbangan," kata Kaesang.
Tag
Berita Terkait
-
Ini Undangan Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono yang Asli, Berikut Penampakannya
-
Foto Prewedding Kaesang dan Erina Kenakan Pakaian Adat Papua Dikritik Warga Papua
-
Undangan Pernikahan Kaesang dan Erina Jadi Pembicaraan Setelah Diunggah Hotman Paris, Kenapa?
-
Komentar Kocak Kaesang Pangarep Saat Ditanya Nitizen Apakah Boleh Datang ke Pernikahannya Jika Tak Diundang
-
Wapres Ma'ruf Amin Bakal Hadiri Pernikahan Kaesang dan Erina, Anggap Sebagai Keluarga Sendiri
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rambut Siswi Berhijab Dipotong Paksa, Dedi Mulyadi Cecar Guru SMKN 2 Garut: Masalahnya Apa?
-
Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch
-
Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni
-
Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Saat Rupiah Melemah, Apakah Side Hustle Jadi Jawaban Keresahan Finansial?
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak