/
Rabu, 14 Desember 2022 | 13:15 WIB
Ilustrasi pemukulan. (Istimewa)

Suara Sumatera - Video penganiayaan yang diduga dilakukan oknum prajurit TNI AU viral di media sosial. Oknum prajurit itu disebut memukul pria lanjut usia (lansia) hingga berdarah. 

Video itu diunggah oleh anggota DPR RI Hillary Brigitta Lasut di akun Instagramnya @hillarybrigitta. Dilihat pada Rabu (14/12/2022), tampak pria memakai helm dan jaket hitam tergesa-gesa. Ada juga pria memakai kaus merah, rambut putih terlihat berlumuran darah di wajahnya.

"Masuk laporan hari ini, penganiayaan lansia, pengancam dan perbuatan tercela dimana pelaku yang merupakan anggota TNI berupaya menculik anak (yang bukan anaknya tapi cucu lain dari kakek tersebut untuk dijadikan tawanan barter) dan juga menganiaya kakek dari anak ini ayah dari istri siri, dalam upaya merebut anak dari wanita yang tidak mau dia nikahi," tulis Hillary.

Hillary mengatakan akan mengawal kasus itu dan telah melaporkan kepada pihak TNI AU.

"Saya akan terus mengawal kasus ini dan sore ini keluarga sudah saya minta untuk melapor di @polisi_militer_pomau @polisimiliterangkatanudara dan apabila ada kendala tim kami akan turun hari ini," ujarnya. 

"Kami akan melaporkan langsung malam ini kepada panglima TNI agar dapat diatensi karena upaya penculikan sudah sangat jahat. Tapi pemukulan lansia tak berdaya lebih membuat hati panas," sambungnya. 

Hillary mengaku tujuannya menindaklanjuti kasus ini karena telah masuk tupoksinya sebagai anggota Komisi I DPR RI.

"Saya menindaklanjuti karena saya anggota komisi 1 yang membidangi pertahanan dengan mitra pengawasan TNI, sehingga walaupun bukan di Sulut tapi ini masuk ranah tupoksi saya," jelasnya. 

TNI AU membenarkan adanya prajurit TNI AU Pratu SH disebut melakukan penganiayaan terhadap pria lansia.

Baca Juga: Masih Menggunakan Dinding Kayu, Intip 10 Rumah Sridevi Juara D'Academy 5 yang Jauh dari Kemewahan

"Bahwa benar yang bersangkutan atas nama Pratu Syakban Husein, Tamtama Pembekalan Siang Disops Lanud ATS," demikian cuitan akun Twitter resmi @_TNIAU.

Pratu SH tidak masuk kantor tanpa memberikan keterangan. Ia  melarikan diri dari tugasnya.

"Sedang dalam pencarian pihak intelijen serta Satpom Lanud ATS," cuitnya.

Load More