Suara.com - Anggota TNI Angkatan Udara, Pratu SH diduga memiliki anak dari hubungan gelapnya bersama perempuan berinisal AM. Alih-alih menikahinya, Pratu SH malah mengganggu keluarga AM untuk merebut buah hatinya.
Cerita itu diungkap oleh kakak dari AM. Ia mengatakan kalau AM diketahui dihamili oleh Pratu SH pada Maret 2022.
Pada situasi yang sama, Pratu SH sudah menikah namun belum dikarunai anak.
Setelah mengetahu AM dalam kondisi hamil, maka pihak keluarga menikahkannya dengan Pratu SH secara siri.
"Apa yang bisa kami perbuat selain menikahkan secara siri," demikian cerita sang kakak yang diunggah dalam akun Instagram @terang_media pada Selasa (13/12/2022).
Kemudian Pratu SH berjanji akan menceraikan istri sahnya kalau anak dari AM sudah lahir. Namun, janji hanya tinggal janji, Pratu SH tidak kunjung menikahi AM meskipun sudah melahirkan.
Bukannya memenuhi janjinya, Pratu SH malah hendak mengambil hak atas bayinya tersebut. Niatnya nama bayi itu dimasukan ke kartu keluarga untuk dianggap sebagai anak dirinya bersama istri sahnya.
Rencana Pratu SH itu lantas ditolak AM dan meminta untuk berpisah.
Dari situlah Pratu SH mulai meneror keluarga AM. Menurut kakak AM, Pratu SH sempat membawa bensin, memberikan ancaman hingga memanjat pagar rumah.
Baca Juga: Hendak Merebut Anak, Anggota TNI AU Ini Tega Pukul Pria Paruh Baya Hingga Berlumuran Darah
Puncaknya, Pratu SH memukul ayah dari AM di lingkungan rumahnya yang diduga di kawasan Tangerang, Banten pada Selasa pagi.
Peristiwa itu bermula ketika ayah dari AM baru saja kembali sehabis menjemput cucunya yang berusia 6 tahun. Ketika hendak menutup gerbang, Pratu SH tiba-tiba mengambil anak tersebut.
"Ayah saya lantas melindungi cucunya yang mau diculik tersebut," kata kakak AM.
Kemudian Pratu SH memukul dahi ayah AM dengan helm berulang kali hingga wajahnya berlumuran darah.
"Hingga mendapatkan jahitan (tiga jahitan dalam, enam jahitan luar), bibir sobek," terangnya.
Meski motornya sempat diamankan warga, namun Pratu SH berhasil melarikan diri.
Berita Terkait
-
Sosok Serma Wastoni, Ayah Yessy Mantan Ryan Dono, Eks Bawahan Letjen Sudi Silalahi dan Sutiyoso
-
Hendak Merebut Anak, Anggota TNI AU Ini Tega Pukul Pria Paruh Baya Hingga Berlumuran Darah
-
Ditanya Soal Letkol Tituler Deddy Corbuzier, KSAD Dudung: Itu Usulan Dari Kemhan
-
Selain Deddy Corbuzier, Deretan Tokoh Ini Juga Dapat Pangkat Tituler
-
Hasil Otopsi: Prada TNI AU Indra Tewas Akibat Kekerasan Benda Tumpul, Organ Limpa Rusak!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar