Suara Sumatera - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mengumumkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2024. DKI Jakarta menjadi provinsi paling rawan pelanggaran pemilu.
Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty mengatakan data indeks itu dihasilkan dari dua pendekatan. Pertama berdasarkan hasil input data dari Bawaslu Provinsi dan kedua berdasarkan hasil agregat penghitungan dari Bawaslu kabupaten/kota.
"Ada lima provinsi yang rawan tinggi. DKI Jakarta 88,95, Sulawesi Utara 87,48, Maluku Utara 84,86, Jawa Barat 77,04, dan Kalimantan Timur 77,04," kata Lolly melansir Antara, (16/12/2022).
Untuk pendekatan kedua ada 10 provinsi yang rawan pemilu. Diantaranya Banten 45,18, Papua 45,09, Maluku Utara 42,35, Sulawesi Tengah (41,70).
Kemudian D.I. Yogyakarta 41,37, Jawa Barat 39,72, Nusa Tenggara Barat 38,46, Sulawesi Utara 37,02, DKI Jakarta 35,95 dan Jawa Tengah 35,90.
Lebih lanjut, Lolly mengatakan ada 21 provinsi yang berada dalam tingkat kerawanan sedang. Sementara delapan provinsi dalam tingkat kerawanan rendah.
Di tingkat provinsi, dimensi penyelenggaraan pemilu tercatat menjadi dimensi paling tinggi dalam memengaruhi kerawanan pemilu dengan skor 54,27.
Konteks sosial politik dengan skor 46,55, dimensi kontestasi dengan skor 40,75. Sedangkan dimensi yang potensinya paling minim dalam melahirkan kerawanan pemilu adalah dimensi partisipasi politik dengan skor 17,23.
Baca Juga: Punya Ketertarikan dengan Ayu Ting-Ting, Boy William Akan Menikahinya Jika Tuhan Menghendaki
Berita Terkait
-
Tak Lolos Pemilu, Partai Ummat Ajukan Gugatan ke Bawaslu: Untuk Buktikan Kedzaliman
-
PDIP Nomor Urut Tiga di Pemilu 2024, Ganjar: Menang Hattrick!
-
Ketua DPR Minta Partai Politik Peka Artikulasikan Kepentingan Rakyat Indonesia
-
Merasa Dizalimi Tak Lolos Pemilu 2024, Tim Hukum Partai Ummat Bakal Layangkan Gugatan ke Bawaslu Sehabis Jumatan
-
Perkuat Internal, KIB Buka Peluang Tambah Partai dari Luar Barisan Koalisi Jokowi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Lempar Bom ke Sekolah, Siswa SMP di Kubu Raya Ternyata Terpapar TCC dan Jadi Korban Perundungan
-
Galon Air Minum Tampak Buram dan Kusam? Waspadai Risiko BPA Semakin Tinggi
-
Purbaya Sebut Revisi UU P2SK Bisa Perbaiki Gejolak Pasar Saham
-
Seni Meraih Doktor Berasa Healing di Eropa: Sebuah Perjalanan yang Menginspirasi
-
Penjualan Nintendo Switch 2 Pecahkan Rekor, Capai Belasan Juta Unit
-
Niat Bersalaman Berujung Kasus, Begini Babak Baru Perkara Habib Bahar bin Smith
-
Infantino Buka Pintu untuk Rusia, Sanski FIFA Segera Dicabut
-
Gunung Semeru Erupsi 7 Kali dalam Tiga Jam, Kolom Abu Capai 800 Meter
-
Sinopsis Can This Love Be Translated?: Saat Bahasa Kalbu Lebih Sulit dari Bahasa Asing
-
5 Mobil Bekas Daihatsu Pilihan Keluarga, Hemat untuk Pemakaian Jangka Panjang