/
Selasa, 20 Desember 2022 | 18:32 WIB
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Antara)

Suara Sumatera - Pada hasil survei sejumlah lembaga, elektabilitas Prabowo Subianto menyatakan menurun. Bahkan elektabilitas tersebut terkejar oleh sosok Anies Baswedan yang kini giat bersafari ke sejumlah daerah.

Publik kemudian menilai Prabowo Subianto harus berpasangan pada sosok yang tengah disenangi, salah satu nama yang muncul ialah Sandiaga Uno.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno, mengaku terus melakukan koordinasi dengan Ketua Umumnya.

Bersama dengan Prabowo Subianto, menjelang Pemilu 2024 mendatang, partainya terus berkoordinasi Sebagai seorang kader partai, ia menegaskan akan ikut pada keputusan partainya.

"Kami terus berkoordinasi dan sudah tentunya menjadi kewajiban kader partai untuk patuh, tegak lurus terhadap keputusan dari partai politik," kata Sandiaga Uno di Istana Wakil Presiden melansir wartaekonomi.com-jaringan Suara.com.

Kendati demikian, dia mengaku masih menunggu penghujung pendaftaran calon presiden maupun wakil presidennya di bulan Oktober. Pasalnya, dia menilai saat ini dinamika politik masih sangat cair.

Sandi juga mengaku, tidak ingin berandai-andai ihwal kansnya menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto. Apapun yang menjadi keputusan partai, lanjutnya, akan dia ikuti sesuai arahan ketuanya.

"Kita nggak boleh mematok-matok. Apapun yang menjadi keputusan partai, saya siap," tegasnya.

Sementara itu, Sandi juga menuturkan bahwa Prabowo Subianto telah memberikan arahan yang positif untuknya. Dia menuturkan, ketua umumnya memintanya untuk fokus menyerap aspirasi masyarakat.

Baca Juga: Pegadaian Diganjar sebagai Perusahaan Tepercaya di Ajang GCG Award 2022

"Beliau sudah memberikan arahannya kepada saya untuk terus turun di masyarakat. Masyarakatnya fokus kepada pemulihan dan terus tangkap aspirasi masyarakat," katanya.

"Nanti kan arahan beliau di penghujung itu yang akan kita pedomani," pungkasnya.

Prabowo Subianto Bertemu Menhan Prancis. (sumber: Antara)

Lembaga survei SMRC mengungkapkan posisi elektabilitas Anies Baswedan makin meningkat. Perolehan pada survei sampai awal Desember lalu, Anies Baswedan sudah mampu menggeser Prabowo Subianto.

Direktur Riset SMRC Deni Irvani, jika masih ada tiga nama yang mendapat dukungan paling signifikan.

"Ada tiga nama Ganjar, Prabowo, dan Anies. Dalam simulasi semi terbuka dengan daftar 45 nama, Ganjar mendapatkan dukungan 26,5 persen; disusul Anies 18,6 persen; Prabowo 16,8 persen," ujarnya dalam akun YouTube lembaga tersebut dilihat Selasa (20/12/2022).

Load More