Diketahui, total TKDD itu terdiri dari transfer ke daerah yang sudah sebesar Rp 791,77 miliar atau 100,6 persen dari pagu Rp 787,03 miliar. Sedangkan dana desa sebesar Rp 85,24 miliar atau 100 persen dari pagu untuk Meranti.
Bupati Meranti dimediasi Kemendagri
Kekinian, Bupati Meranti Muhammad Adil dimediasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bertemu dengan pihak Kemenkeu pada Selasa (20/12/2022).
Mediasi itu dilakukan buntut dari pernyataan Bupati Adil yang mempermasalahkan DBH Migas. Tak hanya sang Bupati, Gubernur Riau Syamsuar serta Kementerian ESDM juga hadir dalam pertemuan itu.
Menurut Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni mediasi tersebut berjalan lancar. Ia menyebut suasana antara Bupati Meranti dan pihak Kemenkeu juga sudah jernih.
"Ini tadi semuanya sudah cair kok tak ada masalah, sudah clear. Jadi teman-teman juga kalau di dalam dingin-dingin juga semua," ujar Fatoni, Selasa (20/12/2022).
Meski sudah mencair, Fatoni menyebut masih ada agenda pertemuan berikut untuk membicarakan lebih teknis persoalan DBH Migas Meranti.
Rencananya, pertemuan tersebut akan dilaksanakan di Kemendagri lagi pada hari ini, Rabu (21/12/2022).
"Itu lebih teknis lebih detail. Kalau secara globalnya kita sudah clear, kita buka data semuanya, semuanya tak ada dusta di antara kita. Semuanya ngomong data karena semua penetapan ini berdasarkan data," terang Fatoni.
Sementara itu, Bupati Adil tak banyak bicara. Ia hanya akan nurut alias manut dengan apa yang disampaikan Kemendagri melalui Fatoni.
Baca Juga: 10 Fakta Solstis Desember, Wajib Tahu Jangan Sampai Kena Hoaks
"Untuk sementara ikut Pak Dirjen. Ini sebetulnya cuma ada perbedaan sedikit, dari kami segini, dari anu ESDM begini, dari Kemenkeu begini, tapi insya Allah besok baru dicocokkan, insya Allah besok selesai," ujar Bupati Adil.
Lebih lanjut, Bupati Meranti tersebut juga menanggapi ihwal data terkait DBH untuk Meranti dengan asumsi harga minyak US$ 60 dolar per barel dan DBH dengan asumsi harga minyak 60 dolar Amerika per barel.
"Kalau kemarin asumsi tapi ini sudah terjawab, ini selesai. Tinggal besok bagaimana pembagiannya, makanya minyak Meranti itu naik ya, dah segitu saja," jelas dia.
Diketahui sebelumnya, pernyataan Bupati Muhammad Adil ke Kemenkeu terkait pembagian DBH Migas menyinggung soal iblis atau setan menuai pro dan kontra.
Bupati Meranti dalam kesempatan itu juga mengancam akan angkat senjata dan mengancam akan pindah ke Malaysia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Spanyol Akhiri Kutukan Fase Gugur Piala Dunia Sejak 2010, Siap Juara Lagi?
-
Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat
-
Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang
-
DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat
-
Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana
-
Prediksi Australia vs Mesir: Adu Taktik dan Siapa yang akan Lolos 16 Besar?
-
5 Film Tayang di Netflix Awal Juli 2026, Ada Gone Girl hingga Hamnet
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian