Suara Sumatera - Pernikahan yang batal digelar h-1 akad nikah dialami pria di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Pria tersebut bernama Anjas, yang merupakan pekerja swasta di kota pempek tersebut.
Anjas memiliki rencana menikah dengan sosok wanita Dona. Pernikahan keduanya direncanakan digelar pada 18 Desember mendatang, sayangnya niat baik tersebut batal digelar pada h-1 pelaksanaan akad nikah.
Calon pengantin wanita Dona, diceritakan Anjas, merupakan sosok wanita yang dikenalnya melalui sang kakak, bernama Elsa. Sang kakak ini merupakan atasan dari Dona di mana keduanya bekerja di sebuah mal Palembang.
Elsa mengakui dalam cerita yang viral tersebut, mengenal Dona sebagai sosok wanita yang baik. Selama bekerja pun, Dona dikenal sosok wanita taat beribadah.
Elsa sang kakak mulanya menceritakan jika hubungan Anjas dan Dona merupakan hasil dari perkenalannya.
"Ini kami dari pihak pria. Jadi gini ceritanya. Adik aku (Anjas) kan aku kenalkan sama wanita itu, karena wanita ini memang kawan aku waktu bekerja di PTC Mall. Iya selama aku kenal dia, aku lihat atau aku perhatiin wanita ini baik, ibadahnya pun bagus. Mau dibilang salat, dia salat, makanya aku berani ngenalin dia sama adik aku," tulis narasi video viral itu.
Pada pertemuan kedua keluarga memutuskan jumlah mahar yang diberikan sebesar Rp35 juta, emas 2 suku dan uang untuk ibunya Rp 5 juta. "Uang tersebut, diluar dari anter-anteran (seserahan) keluarga pria ke wanita," terang Elsa.
Pihak keluarga Anjas pun akhirnya memberikan uang Rp 35 juta sesuai kesepakatan.
Mendekati waktu, ternyata pernikahan belum didaftarkan ke KUA karena kurang uang Rp 5 juta (dari kesepakatan awal) belum juga diterima sang ibu mempelai wanita.
Baca Juga: Aktivis Curiga Selama Ini Madura Jadi Tempat Pencucian Uang Dana Hibah Pemprov Jatim
Karena ingin pernikahan tetap terlaksanakan sesuai dengan hari yang ditetapkan, Anjas pun berupaya memenuhi menambah kepeluan lauk dan urus surat nikah dengan total mencapai Rp 3,4 juta.
"Pihak wanita minta lagi uang untuk akad, beli ayam kampung sepasang dengan harga Rp 1,5 juta sama anter anteran (seserahan) Rp 700 ribu sama uang untuk ngurus buku nikah Rp 1,2 juta," jelas Elsa.
Upaya memenuhi keinginan mempelai wanita pun diikuti. Sampai dengan h-1 waktu menikah, si mempelai wanita Dona menagih kekurangan yang diakumulasikan Rp7,7 juta. Pihak mempelai laki-laki hanya memberikan Rp 7 juta, dengan maksud sisanya akan segera disusulkan.
"Pas H-1 pihak wanita minta uang yang kurang Rp 6,7 juta. Dikasihlah sama orang tua aku (saya) tadi Rp 6 juta, kurang Rp 700 ribu. Maksud hati orang tuaku tadi pegang saja dulu uang Rp 6 juta itu, sementara Rp 700 ribu nya nanti dikasih lagi," terangnya.
Pernikahan ini pun dibatalkan, h-1 pernikahan yang direncanakan. Cerita ini pun kemudian viral di media sosial, karena keluarga mempelai laki-laki kesal dan tersinggung.
Di sisi lain, Anjas mengaku dalam hubungannya dengan Dona sempat terbesit cerita ingin segera menikah. Saat berpacaran bersama Anjas, Dona mengaku sudah dilamar oleh pria berstatus polisi.
Berita Terkait
-
Kesalnya Pria di Palembang H-1 Batal Menikah: Karena Mahar Kurang Rp700 Ribu, Dia Bentak Ibu Aku
-
8 Pekerja Terluka Akibat Pipa Migas Tanjabbar Barat Terbakar, 1 Meninggal Dunia
-
Truk Angkut Terbakar Saat Bongkar Muat di Pergudangan Mitra Sukarame, JNE Jamin Hal Ini
-
Berseragam, Kapolda Sumsel Ikuti Misa Natal di Gereja Paroki Khatolik St Yoseph Palembang
-
Sumsel Catat Ekspor Paha Kodok Beku Sebagai Komoditi Unggulan, Ini Negara Tujuannya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Di Balik Stabilitas Metland: Strategi Cerdas Diversifikasi Bisnis Properti
-
5 Filosofi Bubur Pedas Sambas yang Jarang Diketahui, Nomor 3 Sarat Makna Kehidupan
-
Kabar TerbaruJohn Wick 5: Arah Cerita Baru, Tinggalkan Konflik Lama
-
Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita
-
Ustaz Khalid dan PIHK Lain di Tengah Kisruh Pembagian Kuota Haji
-
7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget
-
8 Cara Bikin Rumah di Palembang Tetap Sejuk Meski Cuaca Lagi Panas-Panasnya
-
Kakak Rizky Nazar Hadiri Momen Bahagia Syifa Hadju, Ungkit Pernikahan Impian