Lee Da-hee berkomentar, “Saya benar-benar ingin mengambil tantangan untuk memerankan karakter ini.” Di sisi lain, sutradara Bae Jong memuji Cha Eun-woo atas usahanya dalam meningkatkan pelafalan bahasa Italia dan Latinnya, “Dia bekerja sangat keras dan menangkap dengan sangat cepat.”
Sementara itu, Sung Jun harus memutihkan rambutnya tujuh kali untuk mempertahankan rambut peraknya selama tujuh bulan. Kim Nam-gil memuji dedikasinya dengan mengatakan, “Sebelumnya saya pernah mengecat rambut saya untuk proyek lain. Memutihkan rambut sekali atau dua kali memang sangat keras di kulit kepala. Upaya Sung Jun membuatnya merusak kulit kepalanya, tetapi ia tidak keberatan karena sangat fokus pada perannya.”
Kerja sama tim yang tiada duanya
Kerja sama tim yang hebat dapat terlihat jelas dalam cerita dan jawaban para aktor. Kim Nam-gil berbicara tentang sinergi yang hebat dengan Sung Jun karena mereka harus memerankan karakter yang seperti saudara, “Kami dapat berbagi pikiran bersama, dan itulah yang membentuk chemistry yang luar biasa.”
Dia juga bercanda tentang Lee Da-hee yang menjadi sedikit lebih tinggi saat memakai sepatu hak, namun menghindari memakainya untuk menjaga perasaan Kim Nam-gil. Cha Eun-woo berbagi, “Saya berperan sebagai pendeta dan itu bukan pekerjaan yang umum.”
Dengan peran Kim Nam-gil sebagai pendeta di proyek sebelumnya, Cha Eun-woo pun mendapat beberapa nasihat dari Kim Nam-gil tentang bagaimana cara mengenakan jubah pendeta dengan cara yang lebih nyaman.
“Dalam sebuah adegan, Kim Nam-gil mendatangi saya dan menyuruh saya untuk bernapas - sangat sederhana tetapi sangat berpengaruh dan membesarkan hati,” ungkap Cha Eun-woo.
Keindahan Pulau Jeju
Berlatar di Pulau Jeju, kekayaan sejarah pulau ini pun dimasukkan ke dalam cerita - mulai dari cerita rakyat setempat hingga batu Dol Hareubang. Sutradara Bae Jong berbicara tentang bagaimana kebanyakan orang menganggap Pulau Jeju sebagai tempat liburan yang indah, namun ia “juga ingin fokus pada sisi kesedihan Pulau Jeju.”
Dia menjelaskan bahwa ada insiden menyedihkan dalam sejarah yang terjadi di Pulau Jeju, dan bagaimana Jeju akan “memperkaya serial ini dengan menyorot perbedaan antara cahaya dan kegelapan”. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Tampil di Specteve 2026, Efek Rumah Kaca Bawa Pesan Emosional Lewat Lagu 'Di Udara'
-
Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN
-
Lebih dari Sekadar Kurban, Iduladha Juga Mengajarkan Arti Kepedulian
-
Energi Ceria Khas Brasil Hadir dalam Koleksi Sandal Penuh Warna
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Apa Arti Mimpi Kecebur Sungai atau Got? Ini Penjelasannya Menurut Primbon Jawa