Suara Sumatera - Sosok rohaniawan umat katolik sekaligus filsuf Romo Magnis menjadi saksi ahli yang meringankan terdakwa bharada E pada perisdangan pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat pada awal pekan lalu.
Potongan pernyataannya pun kemudian ramai dibicarakan warganet hingga viral. Romo Magnis atau bernama lengkap Franz Magnis Suseno mengungkapkan adanya tiga hal yang bisa meringankan Bharada E meski mengakui menembah brigadir J.
Romo Magnis dihadirkan oleh kuasa hukum Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, membahas etika moral sekaligus ada situasi yang memang sulit dan buruk dialami Bharada E.
"Kepolisian merupakan satu-satunya instansi yang diberi kewenangan tembak guna situasi tertentu," kata Romo sembari melanjutkan hal yang meringankan Bharada E.
Pada persidangan tersebut Romo Magnis memberikan pernyataan mengenai etika normatif dikaitkan dengan relasi kuasa dengan Ferdy Sambo. Hal pertama yakni meringankan ialah kedudukan yang memberikan perintah.
"Dalam kepolisian tentu perintah atasan akan ditaati. Umur bharada E yang masih berumur 24 tahun, terdapat laksana budaya sebagai unsur yang paling kuat," ujar ia.
Hal lainnya yakni keterbatasan situasi tegang dan membingungkan, sambung Romo juga membuat yang bersangkutan tidak punya waktu mempertimbangkan dengan matang.
"Ada anjuran yang mengungkapkan jika sebelum ambil keputusan, coba tidur dulu. Menurut saya, dua faktor tersebut yang meringankan," sambung Romo.
Dalam kepolisian dengan situasi pertempuran, jika ada situasi perintah atasan tembak maka harusnya dipenuhi. Budaya ini yang kemudian harusnya mempertimbangkan sosok pemberi perintah, yakni Ferdy Sambo.
Baca Juga: Simulator Dampak Asteroid Ini Bisa Bikin Kamu Menghancurkan Dunia, Mau Coba?
"Namun perintah tembak (oleh atasan polisi) tidak total dan masuk akal. Dalam situasi tertentu, resistensi pada bharada E menumpuk untuk mempertimbangkan perintah tersebut dengan matang. Ini tiga hal yang meringankan bharada e dalam situasi yang kompleks dan buruk saat harus menembak," terang Romo.
Kuasa hukum Bharada E, juga mengungkit pernyataan mantan jaksa Agung Baharuddin Popa, yang mengungkapkan jika saat ini banyak orang yang salah jalan merasa tenang, karen berkumpul dan banyak yang salah jalan.
Bharada E merupakan satu dari lima terdakwa dalam pembunuhan berencana Brigadir J. Otak pembunuhan tersebut ialah Ferdy Sambo sedangkan tiga terdakwa lainnya, ialah istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Maruf dan Ricky Rizal.
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi terjerat hukuman pembunuhan berencana dengan hukuman terberat ialah hukuman mati.
Berita Terkait
-
Bela Bharada E di Sidang Pembunuhan Yosua, Jubir RKUHP Albert Aries: Saya Hadir Secara Gratis
-
Giliran Jubir RKUHP Albert Aries Bersaksi Untuk Bharada E Di Sidang Brigadir Yosua Hari Ini
-
Hanya Jadi Tumbal, Bharada E Bisa Lolos dari Hukum Tindak Pidana? Ini Kata Ahli
-
Peristiwa-peristiwa Penting Tahun 2022, Dari Kematian Emmeril Khan Hingga Tragedi Kanjuruhan
-
Terbongkar! Putri Candrawathi Dan Kuat Maruf Jadi 'Duri Dalam Rumah Tangga' Ferdy Sambo, Faktanya Ini
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?