Suara Sumatera - Cristiano Ronaldo resmi bergabung dengan klub Arab Saudi, Al-Nassr pada Jumat (30/12/2922). Megabintang asal Portugal itu mengaku senang bisa memiliki pengalaman baru bermain di liga dan negara yang berbeda.
"Saya senang bisa menjalani pengalaman baru ini di liga dan negara berbeda, Al-Nassr memiliki visi yang menginspirasi," kata Ronaldo setelah diperkenalkan secara resmi yang dikutip AFP pada Sabtu (31/12/2022).
Lantas, berapakah gaji Cristiano Ronaldo di klub Al Nasrr? Ronaldo akan menerima gaji 200 juta euro atau sekitar Rp3,3 triliun per musim.
Striker berusia 37 tahun itu dikontrak Al Nassr selama 2,5 musim hingga 2025. Artinya, gaji yang akan didapat bintang timnas Portugal bakal mencapai 8,25 triliun di akhir kontraknya.
Gaji Cristiano Ronaldo makin terlihat fantastis apabila dirinci dalam skala waktu yang lebih kecil. Rincinya; 17 juta Euro atau sekitar Rp 283 miliar per bulan, 3,8 juta Euro atau sekitar Rp 63,4 miliar per pekan, 22,8 ribu Euro atau sekitar Rp381 juta per hari, 380 Euro atau sekitar Rp 6,3 juta per menit dan 6,3 Euro atau sekitar Rp105 ribu per detiknya.
Di tengah euforia Cristiano Ronaldo mendapat gaji fantastis dari klub Arab Saudi, kabar miris juga datang dari negara Arab. Dimana, Komisi Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Asia Barat (ESCWA) mengungkapkan bahwa sepertiga penduduk Arab hidup di bawah garis kemiskinan.
Laporan dari badan PBB itu menyebutkan bahwa kemiskinan yang meningkat di negara-negara Arab berdampak pada 130 juta orang.
Menurut ESCWA, ekonomi di kawasan tersebut diproyeksikan tumbuh 4,5 persen pada 2023 dan 3,4 persen pada 2024 meski terjadi gangguan selama pemulihan ekonomi global.
Pengangguran di kawasan Arab menjadi yang tertinggi di dunia pada 2022, yakni sebesar 12 persen.
Baca Juga: Erina Gudono Ungkap Momen Kencan Pertama dengan Kaesang, Bukan saat Nonton Bola
"Kemungkinan terjadi sedikit penurunan pada 2023 menjadi 11,7 persen," kata ESCWA, dikutip dari Anadolu, Minggu (1/1/2023).
Ketua penyusun laporan ESCWA tersebut, Ahmed Moummi, mengatakan meski prospek pertumbuhan ekonomi di kawasan itu positif, terjadi perbedaan yang signifikan di masing-masing negara, yang diperparah oleh perang di Ukraina.
"Situasi saat ini memberikan peluang bagi negara-negara Arab penghasil minyak untuk mendiversifikasi ekonomi mereka di sektor energi dengan mengumpulkan pasokan dan berinvestasi di proyek-proyek yang menghasilkan pertumbuhan inklusif dan pembangunan berkelanjutan," katanya.
ESCWA merupakan satu dari lima komisi regional PBB yang mendukung pembangunan ekonomi dan sosial yang inklusif dan berkelanjutan di negara-negara Arab. Badan PBB itu juga bertugas meningkatkan integrasi kawasan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Lupakan Skutik, Motor Bandel Honda Ini Layak Dilirik: Irit Tembus 59,8 km/liter
-
Apakah Mobil Listrik Boleh Pakai Ban Mobil Biasa? ini 5 Rekomendasinya
-
Anak Pertama Al Ghazali dan Alyssa Daguise Lahir, Nama Unik Jadi Sorotan
-
Bagian Apa Saja dari Mobil Listrik yang Butuh Perawatan Rutin?
-
Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR
-
CFD Ampera Palembang Minggu III Membludak, Warga Protes Jalan Ditutup Sampai Jam 9 dan Parkir Mahal
-
Dunia Koas yang Mencekam: Mengapa Gudang Merica Jadi Film Horor Paling Ditunggu di 2026?
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Plafon Rp25-50 Juta Jadi Favorit UMKM di Makassar, BRI Catatkan Tren Positif di Awal 2026
-
Dana Rp62 Miliar Dikucurkan untuk Program Beasiswa Mahasiswa di Riau