/
Selasa, 03 Januari 2023 | 11:37 WIB
Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais (tengah). Partai Ummat gagal jadi peserta Pemilu 2024. (tangkapan layar/dok Partai Ummat)

Suara Sumatera - Partai Ummat besutan Amien Rais telah dinyatakan sebagai peserta Pemilu 2024. Situasi ini dinilai akan membahayakan PAN yang masih dikenal sebagai basis massa sosok Amien Rais.

Karena itu, PAN hendaknya berhati-hati karena keberadaan partai Ummat dipastikan bisa menggerus suara Partai Amanat Nasional (PAN). 

Pakar Hukum Tata Negara Politik Refly Harun menilai PAN harus bersiap-siap dan berhati-hati dengan langkah politik yang diambil saat ini. Dikatakan Refly, PAN yang selama ini mengandalkan sebagai partai umat golongan Islam menengah perkotaan, masih sangat memperhitungkan posisi personal atau elite.

"Karena itu sesungguhnya PAN potensial telah menggali kuburnya sendiri,” jelas Refly di kanal YouTube miliknya.

PAN yang kekinian dikomandoi Zulkifli Hasan telah menyeberang ke kubu istana. Situasi ini tentu menjadi dilema bagi partai itu sendiri.

"Langkah Anda (Zulkifli Hasan) akan diuji di publik, apakah dengan ikut Pemerintahan menjadi langkah terbaik, apakah ikut dalam KIB langkah terbaik, apakah mencalonkan selain Anies Baswedan adalah langkah terbaik? atau sebaliknya, menghacurkan PAN,” jelasnya.

Dengan situasi ini, juga menjadi penanda apakah Amien Rais akan kembali ke politik 'kanan' nya.

“Ini juga menandakan Amien Rais yang kembali pada politik kananya. Jadi Amien Rais tumbuh sebagai orang kanan lalu mencoba jadi moderat tengah kanan kiri,. Tapi sekarang kembali ke kanan, sah-sah saja,” ujarnya.

Refly mengungkapkan Amien Rais dengan partai Ummat menjadi sangat potensial menggerus suara PAN. Apalagi, Partai Ummat juga membranding sebagai partai Islam.

Baca Juga: Kepergok Selingkuh dengan Mertua, Rozy Minta Tak Dihujat: Kalian Tidak Tahu Cerita Sesungguhnya

“Kita lihat nanti apakah Partai Ummat akan lebih besar dibandingkan dengan PAN,” jelasnya.

Load More