Suara Sumatera - Partai Ummat besutan Amien Rais telah dinyatakan sebagai peserta Pemilu 2024. Situasi ini dinilai akan membahayakan PAN yang masih dikenal sebagai basis massa sosok Amien Rais.
Karena itu, PAN hendaknya berhati-hati karena keberadaan partai Ummat dipastikan bisa menggerus suara Partai Amanat Nasional (PAN).
Pakar Hukum Tata Negara Politik Refly Harun menilai PAN harus bersiap-siap dan berhati-hati dengan langkah politik yang diambil saat ini. Dikatakan Refly, PAN yang selama ini mengandalkan sebagai partai umat golongan Islam menengah perkotaan, masih sangat memperhitungkan posisi personal atau elite.
"Karena itu sesungguhnya PAN potensial telah menggali kuburnya sendiri,” jelas Refly di kanal YouTube miliknya.
PAN yang kekinian dikomandoi Zulkifli Hasan telah menyeberang ke kubu istana. Situasi ini tentu menjadi dilema bagi partai itu sendiri.
"Langkah Anda (Zulkifli Hasan) akan diuji di publik, apakah dengan ikut Pemerintahan menjadi langkah terbaik, apakah ikut dalam KIB langkah terbaik, apakah mencalonkan selain Anies Baswedan adalah langkah terbaik? atau sebaliknya, menghacurkan PAN,” jelasnya.
Dengan situasi ini, juga menjadi penanda apakah Amien Rais akan kembali ke politik 'kanan' nya.
“Ini juga menandakan Amien Rais yang kembali pada politik kananya. Jadi Amien Rais tumbuh sebagai orang kanan lalu mencoba jadi moderat tengah kanan kiri,. Tapi sekarang kembali ke kanan, sah-sah saja,” ujarnya.
Refly mengungkapkan Amien Rais dengan partai Ummat menjadi sangat potensial menggerus suara PAN. Apalagi, Partai Ummat juga membranding sebagai partai Islam.
Baca Juga: Kepergok Selingkuh dengan Mertua, Rozy Minta Tak Dihujat: Kalian Tidak Tahu Cerita Sesungguhnya
“Kita lihat nanti apakah Partai Ummat akan lebih besar dibandingkan dengan PAN,” jelasnya.
Berita Terkait
-
'Beda Kelas' Ganjar dan Anies Ternyata Sama-sama Pernah Pakai Dana Baznas Buat Bantu Warga
-
Rumah Disatroni, Ketua Relawan Anies di Sumbar Dikeroyok hingga Semaput
-
Nekat Maju Pilpres 2024 Meski Janji Tak Jegal Prabowo, Anies Baswedan: Kalau Sekarang..
-
'Ini Kampanye Gratis, Terima Kasih', Santainya Anies Baswedan Diklaim Biang Kerok Polarisasi
-
Geng 212 Bungkam Soal Yohanes Anies Baswedan, Yusuf Dumdum: Rela Melacurkan Diri, Gerombolan Munafik!
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Cuma Pakai Skincare, Ini Cara Mudah Punya Glass Skin Tanpa Perlu Antre di Klinik
-
IPONE Tantang Jalur Ekstrem Bogor Hujan Trail 2026 Dukung Komunitas Motor Offroad
-
Menkeu Purbaya Ramal Rupiah Menguat 3 Bulan Lagi
-
Danantara Akan Terbitkan Surat Utang dalam Dolar AS saat Moody's Beri Outlook Negatif
-
Arashi Resmi Bubar Setelah 26 Tahun Berkarier, Konser We Are Arashi Jadi Salam Perpisahan Buat Fans
-
Dari Rp50 Juta Jadi Rp6,7 Miliar, Harta Iwan Tuaji Jadi Sorotan di Tengah Pemeriksaan Kejati
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi, Sejumlah Pelapis Timnas Indonesia U-19 Disiapkan Lawan Timor Leste
-
Dipakai 5 Menit, Dibuang Selamanya: Mengapa Kamu Harus Mulai Bawa Alat Makan Sendiri
-
Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan
-
Gak Ada Pemutihan Lagi! Pemprov Lampung Obral Diskon Pajak Kendaraan 50 Persen