Suara Sumatera - Seorang pria paruh baya menghebohkan dunia maya, gegara memamerkan isi saldo tabungan yang menyentuh angka fantastik. Dengan busana yang cukup nyentrik, pria ini pun memperlihatkan buku tabungannya.
Di buku tabungan tersebut pun terlihat urutan angka nominal yang disebutkan pria mencapai Rp500 triliun. Pria yang mengaku dari Kalimantan Selatan itu memperlihatkan jumlah tabungannya di awal video.
Pria bernama Haji Muhammad Amin itu memperlihatkan buku tabungan berwarna biru.
"Ni buku tabungan saya, ni," ujarnya sembari melanjutkan pernyataan jika uang tabungan tersebut pun sudah disahkan oleh Pemerintah setempat.
Dengan membuka buku tabungan berwarna biru tersebut, ia pun mengatakan jika saldo tabungan yang dimiliki sudah mencapai angka ratusan triliun.
"Ini buku saldo buku tabungan saya dari angka 200 miliar naik menjadi 500 triliun," sambungnya.
Dia pun memperkenalkan diri sebagai sosok bernama H Muhammad Amin, sebagai warga dari Kalimantan Selatan. "Saya tidak main-main, saya Muhammad Amin dari Kalimantan Selatan," ujarnya.
Setelah puas memamerkan saldo rekening tabungan, ia pun menantang siapapun yang agar dapat memenuinya, meski dari sosok Presiden Joko Widodo (Jokowi) sekalipun.
"Siapapun mau temui saya, Presiden kek, saya tunggu di hotel 88 (tempat dia berada)," ujar pria tersebut.
Baca Juga: Terungkap! Ternyata Ini yang BIkin Fajar Sadboy Bingung Saat Ditanya Berapa Bersaudara
Video ini kemudian viral dan ramai dikomentari netizen.
Sayangnya banyak netizen yang tidak mempercayai pria ini. Bahkan warganet pun menilai dari penampilan sang pria tidak mendukung adanya harta sebanyak tersebut.
"Aneh uang sebanyak itu pasang gigi aja gabisa padhaal paling mahal 5jt doang," ujar erwin_saputra002.
Bahkan, netizen pun mengingatkan agar pria tersebut jangan terlalu sombong, apalagi memamerkan harta.
"Baru 500 T. Ada orang ndoso yg ngomong punya duit 11 ribu T tenang tenang saja," ujar netizen lainnya tidak percaya.
Berita Terkait
-
IPW Minta Kapolri Evaluasi Pengangkatan Kapolda Kalimantan Selatan
-
Cerita Pilu Ibu Bersama Dua Anak asal Bekasi, Terlantar di Kalimantan usai Ditipu Teman Dijanjikan Pekerjaan
-
Gabungan Mahasiswa di Kalsel Cari Gubernur H Sahbirin Noor: Prioritas Paman Birin hanya Proyeknya Saja
-
Jalan Nasional di Satui Longsor, Jalur Utama Banjarmasin-Batulicin Putus, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
9 Kelurahan di Palangka Raya Terdampak Banjir
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan
-
Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya
-
Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor