Suara Sumatera - Sikap Mahfud MD yang dikenal sebagai ahli hukum namun tetap membela Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin menerbitkan Perpu Cipta Kerja, dinilai makin jauh dari nilai intelektual.
Hal ini disampaikan Ekonom Senior Rizal Ramli yang menyoroti pernyataan dari Mahfud MD terkait dengan penerbitan Perppu Cipta Kerja.
Dia mengaku sedih melihat pernyataan dari kawannya tersebut malah menunjukkan bahwa Mahfud MD tak seperti yang dulu lagi.
Bobot intelektual dari Mahfud MD sudah merosot secara signifikan semenjak beliau menjadi menteri. “Saya kadang-kadang sedih baca beginian. Ternyata bobot intelektual kawan saya semakin merosot,” ungkapnya melalui cuitannya di Twitter, Rabu (4/1/2023).
Pakar ekonomi ini mengatakan, merosotnya intelektual Mahfud MD yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator (Menko) Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) karena berada di dalam kekuasaan.
“Luntur di mesin cuci kekuasaan. Ironi ” ujarnya.
Menko Polhukam Mahfud MD terciprat kritik usai terbitnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Cipta Kerja.
Mahfud yang diketahui pakar Hukum Tata Negara sekaligus mantan Ketua Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) disayangkan karena turut mendukung Perppu tersebut.
Belakangan, Mahfud melalui cuitannya di Twitter pada Rabu (4/1/2023) menegaskan, sikapnya yang tidak menentang Perppu Cipta Kerja murni dari hari nuraninya.
Baca Juga: Jika Nekat Reshuffle Menteri dari NasDem, Aib Jokowi Disebut Bakal Terbongkar
“Ngarang. Saya tuh tak pernah ragu untuk bersikap sesuai dengan nurani dan ilmu,” pungkasnya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
Jika Nekat Reshuffle Menteri dari NasDem, Aib Jokowi Disebut Bakal Terbongkar
-
Jokowi Beli Songket Riau Papa Mama, Pedagang Pasar Bawah: Dagdigdug Pertama Kali Jumpa
-
Resmikan Tol di Riau, Jokowi: Dumai-Pekanbaru-Bangkinang akan Sambung ke Padang
-
Titah Jokowi Berbuah Tulah, Perppu Cipta Kerja Berbuntut Ancaman Pemakzulan
-
Jokowi dan Para Menteri Nge-mal di Pekanbaru Beli Sweter Merah, Erick Thohir Beda Sendiri
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Genteng di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar
-
Gentengisasi Dorong Pertumbuhan UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
-
Didukung KUR BRI, Usaha Genteng Keluarga di Majalengka Terus Berkembang
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Buka Peluang Baru bagi UMKM Bahan Bangunan
-
Genteng Lokal Kian Diburu, UMKM Majalengka Catat Omzet Ratusan Juta
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield