Suara Sumatera - Di masa tuanya, Suti Karno harus hidup dengan tubuh yang tak sempurna. Kaki sebelah kanannya harus diamputasi gara-gara penyakit diabetes yang dideritanya sejak belasan tahun lampau.
Pemeran Atun dalam Sinetron 'Si Doel Anak Sekolahan' itu tak hanyak menderita diabetes. Dia juga terserang stroke dan puluhan kali operasi bisul hingga bagian dekat vaginanya.
"Tahun-tahun kemarin, saya sering banget operasi bisul di antara belakang, ke depan saya juga, di sini (bagian paha kanan dalam) ada 39 jahitan karena itu (bisul), digigit serangga, herpes," ujar Suti Karno, dikutip dari Suara.com, Senin (9/1/2023).
Adik aktor Rano Karno itu mengatakan, akhirnya ia harus menjalani operasi karena memiliki penyakit diabetes. Padahal, luka tersebut hanya luka biasa jika terjadi di tubuh manusia normal.
"Dikorek kaki saya sebelah kanan, padahal itu cuma digigit binatang. Ya itu lah, diabet nyebarnya kayak gitu," imbuh Suti Karno.
Bahkan, sebelum kaki kanannya diamputasi, Suti Karno juga sudah operasi di daerah vaginanya. Hal itu lagi-lagi bermula karena luka kecil yang ada di sana, hingga membuatnya sempat stroke.
"Terakhir saya sebelum amputasi juga operasi bisul di atas vagina saya, itu bisul besar, mengeras, Juni akhir saya operasi, terus kena stroke bagian kiri saya," ucap perempuan 56 tahun ini.
Meski begitu, Suti Karno tetap bersyukur karena masih diberikan kesempatan oleh Tuhan untuk hidup. Kini, ia berusaha untuk berbuat baik di setiap harinya.
"Tapi Alhamdulillah lah saya masih bersyukur Allah masih kasih saya kesempatan berbuat baik lagi," tutur Suti Karno.
Baca Juga: Luna Maya dan Gading Marten Terciduk Berduaan di Luar Negeri, Ternyata Benar-benar Menikah?
Suti Karno juga senang memiliki keluarga dan teman-teman yang selalu mendukungnya. Hal itu menjadi semangat untuknya untuk sembuh.
"Alhamdulillah juga kita masih punya teman-teman yang selalu setia buat saya, selalu dukung saya, keluarga apalagi ya terutama," kata Suti Karno.
Tag
Berita Terkait
-
Keputusan Kontroversial Wasit yang Mungkin Saja Mengubah Hasil Laga Vietnam vs Timnas Indonesia
-
22 Tokoh dan Lembaga Terima Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award 2022 Kemenlu
-
Sinopsis Man to Man, Drama Hits Park Hae Jin dan Park Sung Woong yang Tayang 2017 Lalu
-
Harus Dipulangkan ke Indonesia, Kondisi Lucinta Luna Tiba-tiba Drop saat di Bangkok
-
Penyesalan Suti Karno si Atun Terserang Diabetes hingga Kakinya Diamputasi: Saya Minta Ampun kepada Allah!
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Genteng di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar
-
Gentengisasi Dorong Pertumbuhan UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
-
Didukung KUR BRI, Usaha Genteng Keluarga di Majalengka Terus Berkembang
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja