Suara Sumatera - Sosok Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri blak-blakan mengakui jika banyak yang tidak menyukainya. Karena itu, ia meniatkan hanya akan mengundang para sahabat dan keluarga saat ulang tahunnnya nanti.
Megawati Soekarnoputri diketahui akan merasakan ulang tahun pada 23 Januari 1947. Pada hari ulang tahunnya, Megawati hanya akan mengundang orang-orang terdekatnya saja, termasuk para sahabatnya..
"Yang merasa sahabatku, saya undang. Yang ndak sahabat, ndak," kata Megawati di pidato HUT ke-50 PDIP dilansir dari kanal YouTube PDIP, Selasa (10/1/2023).
Megawati menegaskan undangan secara lisan itu memang diperuntukan hanya bagi sahabatnya saja.
Sementara mereka yang hanya mengaku sebagai sahabat, sebaiknya tidak perlu menghadiri ulang tahunnya tersebut.
Megawati pun blak-blakan mengakui jika banyak orang yang tidak menyenanginya. Bahkan orang-orang hanya akan hadir kepadanya jika saat ada keperluan dan kepentingan. Dia pun kemudian menyinggung jika banyak yang pura-pura bersahabat hanya untuk kepentingan tertentu.
"Ya kan banyak, banyak lho yang ndak seneng sama saya. Tapi kalau udah perlu baru pura-pura bersahabat," kata Megawati.
Selain itu, Megawati pun memastikan partai besutannya belum akan mengumumkan Capres yang akan maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Megawati mengatakan bahwa soal capres menjadi urusannya. Meski ia menyadari enggan mengundang partai lain lantaran enggan ditunggu mengumumkan nama capresnya.
Baca Juga: Pertajam Lini Depan, Persik Rekrut Bomber asal Portugal Flavio Silva
"Ini orang sekarang nunggu (umumkan capres), makanya nggak dah dengan segala hormat saya pada temen saya partai lain saya mau konsolidasi rumah tangga saya aja dah," kata Megawati.
Megawati mendapat laporan jika ada ratusan wartawan yang meliput dalam acara HUT PDIP ke-50 kali ini hanya untuk menunggu dirinya umumkan nama capres. Bahkan, Megawati mendengar pengumuman nama capres ini sampai dibuat taruhan oleh banyak pihak.
Tag
Berita Terkait
-
Tidak Buru-Buru Umumkan Capres, Megawati Soekarnoputri Sindir Anies Baswedan?
-
Profil Praba Diwangkata Caraka Putra Soma, Anak Lelaki Puan Maharani yang Dikenalkan Megawati di HUT PDIP
-
7 Pernyataan Unik Megawati di HUT PDIP: Sindir Jokowi, Narsis Ngaku Cantik
-
Tak akan Ada Peristiwa Politik Atau Momentum Umumkan Capres Saat Nanti Megawati Rayakan Ulang Tahun
-
Masih Banyak yang Miskin, Megawati Marahi Kader PDIP Jakarta: Kalian Nggak Punya Rasa Iba?!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas