Suara Sumatera - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dideklarasikan sebagai calon presiden atau capres 2024 dari Partai NasDem.
Anies Baswedan pun telah melakukan safari politik ke sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk beberapa provinsi di Sumatera. Di sisi lain, baik NasDem atau Anies belum menentukan siapa calon pendamping atau cawapresnya.
Namun, baru-baru ini beredar kabar bahwa sudah ada cawapres pendamping Anies Baswedan yang bakal bertarung di Pilpres 2024 mendatang.
Dalam video tersebut, menarasikan sebanyak 8 partai sudah menyiapkan 5 sosok yang menjadi cawapres Anies.
Video tersebut dibagikan sebuah akun Facebook bernama Kurma membagikan pada 11 Januari 2023 pukul 19.05 WIB.
Dalam video berdurasi 9 menit 26 detik menampilkan thumbnail menyebut 8 partai bersatu untuk menyiapkan 5 tokoh yang menjadi cawapres Anies. Nampak parpol Partai Nasdem, Golkar, Gerindra, PKB, Demokrat, PAN, PKS dan PPP dalam video yang bergantian berpidato.
Adapun narasinya sebagai berikut:
“PDIP Kejang-kejang… 8 PARTAI BERSATU 5 TOKOH KUAT SIAPKAN JADI CAWAPRES ANIES”
PENJELASAN:
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id--jaringan Suara.com, kabar tersebut adalah salah. Konten tersebut identik dengan video di Facebook pada kanal Youtube KOMPASTV 8 Januari 2023 berjudul “[BREAKING NEWS] Ada 8 Parpol Parlemen Tolak Usulan Pemilu Proporsional Tertutup”.
Baca Juga: Pengacara Ferry Irawan Mohon-mohon Damai dengan Venna Melinda: Ayolah Kita Coba!
Konten di akun Facebook itu merupakan video yang dipotong menjadi beberapa video lalu disatukan kembali dengan urutan yang berbeda dan ditambahi dengan video yang tidak berhubungan, hal tersebut dilihat urutan perwakilan partai saat berbicara.
Video yang asli membahas 8 partai politik menolak wacana Pemilu menggunakan metode proporsional tertutup yang diusulkan PDIP.
Tidak ada pembahasan mengenai cawapres yang akan mendampingi Anies dalam pertemuan 8 partai politik yang dilaksanakan di Hotel Dharmawangsa pada 8 Januari 2023.
Selain itu, thumbnail pada postingan Facebook tersebut tak sesuai dengan video. Faktanya, 8 partai politik yang ada dalam video membahas terkait penolakan wacana Pemilu menggunakan metode proporsional tertutup.
KESIMPULAN:
Dari penjelasan di atas, bahwa narasi di akun Facebook Kurma yang menarasikan 8 parpol sudah menyiapkan cawapres Anies Baswedan tidak benar.
Video tersebut masuk dalam kategori konten yang salah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
4 Ide Gaya Layering ala Ten WayV yang Bikin OOTD Makin Stand Out!
-
Gempa Pacitan M 6,2 Termasuk Jenis Gempa Apa? Jika Tembus M 7,0 Berpotensi Tsunami
-
Menolak Menyerah, Tablet Gaming Black Shark Spek Gahar Muncul di Situs Resmi
-
Profil Hector Souto, Bikin Sejarah Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia Futsal 2026
-
Terinspirasi Notting Hill, Lisa BLACKPINK Siap Debut Film Rom-Com Netflix
-
Purbaya Klaim Indonesia Masih Mampu Bayar Utang Meski Rating Moody's Negatif
-
Wamensos Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Alarm Keras, Program Sekolah Rakyat Jadi Kunci?
-
Lebih Murah dari Brio Bekas tapi Performa Beringas, Ini 5 Mobil Bekas Double Cabin Bertampang Lugas
-
4 Pilihan Mobil Bekas Suzuki Tahun Muda Seharga Motor Kawasaki, Pas untuk Keluarga
-
Pemerintah Rem Produksi Batu Bara, DMO Dipastikan Naik Kisaran 30%