/
Senin, 16 Januari 2023 | 10:19 WIB
Capres Prabowo Subianto tertawa saat elektabiltasnya stagan dari hasil beberapa lembaga survei (Suara.com/Novian)

Suara Sumatera - Sosok Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali dibahas oleh wartawan senior Panda Nababan. Diungkapkan Jokowi ialah sosok yang tidak memperlihatkan langsung ekspresi marahnya.

Jokowi tergolong sosok yang pandai tersenyum meski ia menghadapi orang yang tidak sukainya. Sikapnya terlalu dingin jika menghadapi orang yang tidak sejalan dengan gaya pikirannya.

Bahkan ketidaksukaan tersebut akan 'dibalas' dengan kedinginan dan 'kejam'. Hal ini disampaikan oleh Panda Nababan.

Dia menceritakan bagaimana Jokowi membalas ejekan Prabowo Subianto pada dirinya. Pada suatu ketika, sebelum pengumuman Pemilihan Presiden (Pilpres), terjadi pertemuan antara Luhut Binsar Panjaitan dan Prabowo Subianto.

Pertemuan yang tidak hanya dihadiri kedua tokoh tersebut pun kemudian berbuntut panjang. Saat Luhut ingin mengambil posisi duduk, tetiba Prabowo Subianto mengeluarkan pertanyaan dengan nada yang menyindir.

Dia mempertanyakan alasan Luhut harus mendukung Jokowi. Bahkan dalam kalimatnya, Prabowo mengisyaratkan Jokowi sebagai seorang tukang andong.

"Prabowo ngomong ngapain abang bantu tukang andong. Aduh bang, tak mungkin tukang andong jadi Presiden," kata Panda Nababan menirukan kalimat Prabowo Subianto.

Mendengar kalimat itu, Luhut langsung bereaksi membela. Luhut membela dengan menyebutkan jika Jokowi lebih mampu dari Prabowo Subianto. "Jangan ngomong begitu, dia (Jokowi) lebih hebat dari kau," kata Luhut.

"Saya tidak tahu apa yang terjadi setelah itu," sambung Panda Nababan.

Baca Juga: Merasa Aman, Ria Ricis Beberkan Alasan Bawa Anak Main Jet Ski Tanpa Pelampung

Namun beberapa waktu kemudian Panda Nababan datangi Jokowi dan menceritakan pertemuan Luhut dan Prabowo.

"Mas Luhut sama Prabowo ketemu di restoran Jepang. Aku belum cerita selesai, Jokowi langsung membenarkan, Luhut sudah cerita. Sudah saya suruh kesini," ujar Panda Nababan menirukan kalimat jawaban Jokowi.

Panda Nababan juga sempat bingung atas jawaban tersebut. Baru kemudian dia sadar, jika ada kirab Andong saat telah terpilih ialah cara membalas ejekan Prabowo kepadanya yang disampaikan Luhut.

"Andong yang dipakai kirab budaya setelah terpilih menjadi Presiden. Skenario naik andong setelah dipilih untuk menyiksa Prabowo yang telah mengejeknya sebagai tukang andong," kata Panda.

Kekinian Prabowo Subianto diangkat menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) setelah kalah dari Jokowi dari Pilpres 2019.

Load More