Suara Sumatera - Viral video yang memperlihatkan sepasang pelajar SMP berdansa dengan indah. Video ini memantik kehebohan nitizen karena adanya tudingan jika dansa yang ditampilkan merusak generasi.
Diketahui, pelajar yang sedang dansa tersebut digelar sebagai acara Pentas Seni (Pensi) bertema 'Colorful' dalam milad ke-51 SMPN 1 Ciawi Bogor.
Pihak sekolah pun buka suara terkait hal ini. Dilihat dari video yang diunggah di akun instagram @SMPN1 ciawi_bogor, tampak komentar nitizen yang menyebut jika pelajar yang berdansa ini sudah terpengaruh oleh budaya asing.
"Generasi muda muslim sudah dipengaruhi dengan budaya asing. SMP N 1 Ciawi sudah memasukkan kurikulum dansa dalam pelajaran ekstrakurikuler dalam materi pembelajarannya. Kenapa rakyat masih terlena melihat generasi penerus bangsa dirusak seperti ini," kecam nitizen.
Tak mau terus mendapat bully-an, pihak sekolah akhirnya memberikan penjelasan.
"Anak-anak ini memang siswa/i dari sekolah kami, kebetulan mereka adalah atlet cabang olahraga dance sport, pemenang medali emas PORPROV Jabar 2022," ujar pihak SMPN 1 Ciawi.
Pihak sekolah menyampaikan mereka secara mandiri ikut lomba atas nama sendiri. Pihak sekolah turut bangga dan mengapresiasi prestasi yang mereka persembahkan untuk Kabupaten Bogor.
"Mungkin masih sedikit orang yang mengenal cabang olahraga ini. Dance Sport adalah cabang olahraga yang memadukan seni tari dan penguasaan teknik dan stamina fisik sehingga memberikan pertunjukan yang artistik," jelasnya.
"Dance Sport dinaungi oleh Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) juga diperlombakan bagi atlet-atlet difabel, dimana mereka mengikuti Dance Sport dengan menggunakan kursi roda," sambungnya.
Baca Juga: Punya Mimpi Indonesia Menggelar Formula 1 Tahun Depan, Bamsoet: Sedang Kami Upayakan
Oleh karena itu, SMPN 1 Ciawi meminta nitizen untuk cerdas dalam bermedia sosial.
"Jadi, sebelum mengambil kesimpulan mohon di kroscek dulu ke pihak terkait sebelum memposting dan memviralkannya," ungkapnya.
Di SMPN 1 Ciawi sendiri tidak ada ekskul dance sport ataupun memasukkan dance sport ke dalam kurikulum pembelajaran sekolah.
"Sekali lagi kami luruskan, mereka ini atlet yang ikut atas nama pribadi dan dilatih oleh pelatih profesional Kabupaten Bogor untuk ikut dalam ajang PORPROV JABAR 2022 dan berhasil menyumbangkan 3 medali emas," jelas pihak sekolah.
Tak hanya pihak sekolah, artis Agnez Mo juga buka suara terkait viralnya video pelajar dansa yang dituduh merusak generasi muda ini.
Agnez Mo malah memberikan apresiasi dan ingin bertemu dengan kedua anak tersebut.
"Please find me these two kids so i can personnally congratulate them (tolong carikan saya dua anak ini, sehingga saya bisa secara pribadi menyampaikan ucapan selamat kepada mereka)," tulis Agnez di instastory-nya.
"Punya prestasi itu membanggakan kok. Bukan sesuatu yang harus disembunyikan atau bahkan dbikin "malu". Aduuuh.. mau gmana generasi muda mau termotivasi, kalo caranya gini," katanya.
Berita Terkait
-
Viral Baru Pulang Ambil Uang di Bank, Tas Emak-Emak Dijambret di Bekasi, Netizen: Terencana dan Terukur Banget
-
Viral! Berawal dari Sapaan, Warga di Semarang Diserang Sekumpulan Pemotor
-
Kronologi Kesurupan Massal yang Viral di Medsos, Kepala Sekolah: Dipulangkan Supaya Tidak Menular ke Lainnya
-
Kreatif! Aksi Nitizen Goreng Ikan Hiu Bikin Ngakak
-
Tempuh Purawakarta-Bandung Naik Motor Demi Buktikan Firasatnya, Perempuan Ini Syok Saat Lihat Pacarnya Nikahi Orang Lain
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
IHSG Nyaman di Level 6.000, Saham WIFI Melesat
-
7 Jenis Sabun Muka Cetaphil Sesuai Kebutuhan Kulit, Jangan Salah Pilih!
-
Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Adhityo Diperiksa KPK
-
Serang Balik! dr Tifa Sebut Jokowi Tak Pernah Ngaku Lulusan UGM Sebelum Kasus Ijazah Palsu
-
Penelitian Baru Ungkap Akar Budaya Toalean di Sulawesi Selatan
-
Review The Oddysey: Saat Nolan Mengubah Mitologi Jadi Potret Trauma Manusia
-
Aset Melonjak Jadi Rp2.250 Triliun, Fundamental BRI Kian Kokoh
-
Bukan Hanya Soal Ijazah Ditahan, Penasihat Presiden Bongkar Masalah Gaji di 5asec Saat Sidak
-
Dody Hanggodo Jadi Sorotan: Koleksi Kendaraannya Jauh Lebih Mewah dan Baru Dibanding "Pak Bas"
-
Film Taste of Prison Rilis Potret Perdana, Chemistry Pemain Jadi Sorotan