Suara Sumatera - Venna Melinda melaporkan suaminya Ferry Irawan terkait dugaan kasus kekerasan rumah tangga (KDRT) yang terjadi di sebuah hotel di Jawa Timur.
Ferry Irawan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus KDRT dan menjalani penahanan di Polda Jawa Timur pada Senin (16/1/2023).
Ketika kasus KDRT tersebut mencuat ke publik, banyak informasi liar berkembang. Salah satunya adalah foto yang menampilkan wajah Venna Melinda bercucuran darah di area sekitar hidung diduga mendapat tindak KDRT dari Ferry Irawan.
Foto tersebut kemudian menjadi salah satu barang bukti Venna Melinda untuk melaporkan Ferry Irawan ke polisi atas tindakan KDRT.
Namun, tak sedikit yang menyebut bahwa darah yang keluar dari hidung ibunda dari Verrell Bramasta tersebut merupakan hasil editan alias palsu.
Hotman Paris selaku pengacara Venna Melinda akhirnya menanggapi tegas terkait tudingan tak berdasar tersebut.
Hotman mengungkapkan bahwa sangat tidak mungkin foto kucuran darah yang mengalir dari hidung Venna Melinda adalah editan.
Sebab, menurutnya, pada saat kejadian KDRT, banyak saksi yang ada di tempat kejadian perkara (TKP).
Sebagai informasi, kejadian KDRT yang menimpa Venna Melinda terjadi di salah satu hotel daerah Kediri, Jawa Timur.
Baca Juga: Hotman Paris Soal Ferry Irawan Ditahan Kasus KDRT: Polda Jawa Timur You Are The Best
"Bagaimana bisa darah diedit? Karena pada saat kejadian ada saksi hotel semua. Pada saat dia berdarah-darah kan ada saksinya, ada petugas hotel datang," jelas Hotman Paris dikutip Hops.id--jaringan Suara.com dari tayangan video YouTube KH Infotainment, Rabu (18/1/2023).
Hotman Paris pun menantang siapapun pihak yang menyebut foto darah Venna Melinda editan. Jika dia menemukan sendiri komentar tersebut maka tak segan untuk dibawa ke jalur hukum.
"Jadi kalau ada yang mengatakan bahwa itu diedit, awas lu, gua pidana lu semua, itu fitnah itu," jelasnya.
Lebih lanjut Hotman Paris menuturkan, permintaan maaf Ferry Irawan sambil menangis tak ditanggapi serius oleh kliennya. Tindakan Ferry yang telah melakukan KDRT sudah amat menyakiti hati Venna Melinda.
"Kalau Anda sudah sangat sakit hati dengan kekerasan fisik, ya tentu kalau si Venna akhirnya mengatakan bahwa dia tidak mau lagi itu wajar dong," ungkapnya.
Dikatakan Hotman, keputusan Venna Melinda untuk berpisah deng Ferry Irawan sudah bulat. Berkas dan administrasi gugatan cerai sedang dipersiapkan oleh timnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar