Suara Sumatera - Media sosial belakangan diramaikan dengan video viral sosok yang disebut Nesya dan Zalzabila. Keduanya memang lebih terkenal lebih dahulu di media sosial TikTok.
Banyak beberapa video kemudian menawarkan link download video keduanya. Bahkan dalam time line media sosial, mereka menanyakan soal link download video penuh alias full.
Bagi pengguna media sosial TikTok, mereka memang menjadi terkenal karena hal-hal yang dianggap negatif. Disebutkan jika keduanya memuat adegan yang tidak sesuai dengan norma dan moral yang tidak pantas bagi pengguna dan masyarakat.
Apalagi video tersebut sampai ke pengguna yang belum dewasa alias anak-anak.
Lalu benarkan ada link video viral Nesya dan Salzaabila beredar atau hanya kabar tidak benar alias hoaks (tipuan).
Penelusuran dari berbagai sumber di media sosial, video menampilkan adegan tidak pantas dengan mengatasnamakan keduanya.
Diduga hal tersebut hanya unntuk menaikkan pengikut akun-akun mereka di ketiga media sosial tersebut seperti di TikTok, Telegram dan Twiter.
Banyak dari mereka juga meminta agar video-video tersebut dibatasi atau dihapus dari platform media sosial.
Bagi pengguna media sosial, hendaknya jangan terllau muda dengan penawaran link tersbut. Karena kemungkinan akan terjebak pada instal aplikasi ke dalam perangkat yang kemudian bisa saja mengambil data pribadi anda.
Baca Juga: Menangkan 4 Kategori, Harry Styles Borong Penghargaan BRIT Awards 2023
Link jebakan tersebut biasa disebut dengan phising yang berbahaya untuk keamanan data dan privasi Anda.
Meskipun banyak yang tidak setuju dengan beredarnya video-video tersebut, masih banyak juga yang membagikan dan menonton link-link tersebut.
Hal ini sangat merugikan bagi para pengguna dan sangat membahayakan bagi mereka yang tidak memahami bahaya dari adegan-adegan tidak pantas.
Oleh karena itu, para netizen harus lebih berhati-hati dan memperhatikan sumber dari video yang mereka tonton. Sebaiknya jangan membagikan dan melaporkan video tersebut ke platform media sosial, karena hal tersebut bertentangan dengan hukum.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Dua Wanita Non Muslim Masuk Halaman Masjid Nabawi
-
CEK FAKTA: Benarkah Video Syur Amanda Manopo dan Arya Saloka di Apartemen?
-
Detik-detik Driver dan Penumpang Ojol Tercebur ke Kali, Videonya Viral
-
Penampilan Tak Meyakinkan, Pria Ini Setor Uang Bergepok-gepok Dibungkus Kardus
-
Detik-detik Gempa Turki Melanda, Warga Bali Menangis Ketakutan Ucap Swastyastu
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000
-
Derita Berlipat Ibu Korban Little Aresha: Berjuang Sembuhkan Trauma Anak Sekaligus Diri Sendiri
-
Syarat Segunung, Nasib Menggantung: Wajah Birokratis Rekrutmen di Indonesia
-
Jadwal Stock Split Saham RMKE
-
Pramono Anung Minta Ancaman Teror Bom di Srengseng Sawah Didalami, Sekolah Harus Tetap Jalan
-
Dari Euro 1992 ke Piala Dunia 2026: Benarkah Skandinavia Sedang Menuju Masa Kejayaan Baru?
-
Polda Riau Resmi Ganti Dua Pejabat Utama dan 4 Kapolres
-
Tertangkap! Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Warga Sekitar
-
Sekolah Dilarang Paksa Siswa Pakai Seragam Baru, MPLS Tak Boleh jadi Ajang Perundungan
-
Persija Pinjamkan 5 Pemain ke Persis Solo Termasuk Leeming Bersaudara