Suara Sumatera - Akupuntur dinilai dapat mengurangi efek samping akibat terapi yang dijalankan pasien kanker agar bisa mempertahankan kualitas hidupnya.
Hal tersebut dikatakan oleh dokter spesialis akupuntur Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr. Irma Nareswari Sp. Ak melansir Antara, Kamis (23/2/2023).
"Akupuntur merupakan terapi yang dimanfaatkan atau digunakan untuk efek samping dan keluhan-keluha yang muncul pada saat terapi dan tentunya diharapkan supaya terapi-terapi tersebut itu dapat diselesaikan dan yang pasti kualitas hidup pasien dan tentunya keluarga tetap baik," kata Irma.
Terapi akupuntur yang minim rasa sakit dapat meningkatkan kualitas hidup pasien yang menjalankan terapi dan keluarga yang mendampingi. Pasien biasanya diberi obat morfin atau obat-obatan opioid untuk meredakan nyeri pada kanker.
Namun penggunaan obat tersebut dalam jangka panjang bisa menyebabkan efek samping seperti sembelit atau konstipasi dan xerostomia atau kondisi di mana mulut pasien kering dan pahit sehingga menurunkan nafsu makannya.
Dengan melakukan terapi akupuntur, kata Irma, bisa meredakan nyeri pada kanker tersebut dan mengurangi dosis penggunaan obat. Saat ini akupuntur juga bisa dilakukan tanpa jarum dan minim rasa sakit yaitu dengan metode laser yang juga aman untuk pasien anak.
"Jadi jangan takut untuk pasien-pasien yang takut jarum atau pasien anak-anak itu juga dapat tetap mendapatkan terapi akupuntur dengan menggunakan laser," ujarnya.
Biasanya akupuntur diberikan pada siklus ketiga kemoterapi saat keluhan-keluhan mulai muncul seperti mual dan muntah karena efek kemoterapi. Akupuntur dapat diberikan sebelum pasien tersebut dilakukan kemoterapi untuk meningkatkan stamina pasien dan lebih merasa tenang serta mengurangi mual muntah secara signifikan.
Meski kemoterapi sudah berhenti, namun penggunaan akupuntur masih bisa dilakukan pada pasien untuk mengurangi kebas pada tubuh akibat radiasi kemoterapi.
Efek samping dari akupuntur bisa terjadi jika pasien mengalami trombosit rendah di bawah 25.000 atau sel darah putihnya yang terlalu rendah, karena dapat mengakibatkan lebam karena penggunaan jarum akupunktur. Namun lebam tersebut tidak menimbulkan kecacatan atau memperburuk keadaan pasien.
Selain itu ada akupuntur dengan model plester (Press Needle) dengan ukuran jarum yang sangat kecil yakni 0,3 sampai 0,5 milimeter yang bisa ditempel pada titik akupunktur.
"Efek samping lain atau kontraindikasi adalah jika kondisi pasien itu memang hemodinamika jadi tekanan darahnya juga sudah tidak baik, nadinya tidak baik, tanda vitalnya tidak baik tentunya kita akan hentikan dulu terapi akupunturnya sampai kondisi pasien stabil untuk mencegah efek samping lain atau perburukan kondisi tersebut," katanya.
Berita Terkait
-
4 Tips Cegah Sembelit Saat Puasa, Ibadah Jadi Makin Lancar deh!
-
Inilah 5 Tips Decluttering yang Wajib Diketahui Para Pemula
-
4 Tips Bermanfaat untuk Kamu yang Baru Mulai Hobi Merajut, Tekun dan Sabar!
-
Seni Mindful Living: Cara Hidup Tenang dan Menghargai Hal-hal Sederhana
-
Catat Ini Tips Buat MUA Semipermanen Agar Makin Berkualitas, Apa Saja?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian