Suara Sumatera - Keterangan Polres Metro Jakarta Selatan mengenai siapa perekam video penganiayaan David Ozora mulai diragukan netizen.
Kapolres Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi menyatakan perekam video penganiayaan David adalah Shane Lukas, teman Mario Dandy Satrio.
Shane Lukas sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka bersama Mario Dandy dan ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Selatan.
Keterangan Polres Jakarta Selatan ini mematahkan asumsi sebagian besar netizen yang awalnya menduga wanita inisial Ag lah sebagai perekam video penganiaayaan David.
Namun keterangan Polres Jakarta Selatan ini pun diragukan sejumlah netizen setelah muncul sebuah analisa dari seorang netizen.
Dalam rekaman video penganiayaan David yang beredar luas di media sosial, terlihat ada dua orang yang terekam dalam kamera.
Satu orang adalah Dandy Mario yang menganiaya David di tengah jalan saat kondisinya tidak berdaya. Sementara satu orang lagi terekam menggunakan sepatu warna hitam putih.
Netizen menduga pria yang terekam dalam kamera itu adalah Shane Lukas. Jika hipotesis ini benar, maka Shane bukanlah orang yang merekam video penganiayaan David.
Sejumlah tokoh, dan influencer mempertanyakan Polres Jakarta Selatan mengenai siapa sebenarnya orang yang merekam video sadis itu.
Baca Juga: Mengenal Music-Evoked Autobiographical Memories, Kenangan yang Dibawa Musik
"Jadi sebenarnya yg videoin siapa ini Pak Ka @PolresJaksel? Apakah Agnes? Pak Kapolri @ListyoSigitP
bisa yuk, bisa usut dan proses hukum kasus penganiayaan terhadap David. Usut kasus yang ga ada videonya plus libatkan mantan kolega saja bisa. Apa lagi ini? Yuk, bisa yuk!"ujar Mahmud Syaltout, kader NU yang juga dosen politik UI di akun Twitternya.
Stefan Antonio, influencer, mendesak agar kepolisian membuka rekaman CCTV untuk membuktikan siapa orang yang merekam video penganiayaan David.
Dari berita yang beredar, menurut Stefan, di tempat kejadian perkara (TKP) hanya ada David, Mario, Shane dan Ag.
"Kalau di Frame ada 3 orang, berarti tinggal Agnes yang merekam di momen itu Masih bilang Agnes tidak terlibat ??!!! Buka Rekaman CCTV !!!" kicaunya di Twitter.
"Ada yg menganalisis video rekaman, yang menunjukkan bukan Shane (SLRL) yg merekam kejadian itu. Kok Polres Jaksel terkesan melindungi A? Malah terkesan jd Jubir A? Ada apa? Ingat ya mobil Rubicon itu sempat menghilang dr Polsek, trus balik lg dgn ganti plat." tulis Muhammad Guntur Romli, politisi PSI.
Berita Terkait
-
Pengacara Sebut Ag Tidak Selfie dengan David yang Babak Belur Usai Jadi Korban Pembantaian Mario Dandy
-
Sifat Mario Dandy Satriyo Dinilai Brutal, Ini Faktor Penyebabnya Menurut Psikolog
-
Datangi Rumah Sakit, Sri Mulyani Jenguk David Korban Penganiayaan Putra Eks Ditjen Pajak Rafael Alun
-
Cerita Ag Saat David Dibawa Masuk ke Dalam Rubicon Sebelum Dianaya Mario Dandy
-
Penganiayaan Brutal Mario Dandy ke David, Pemerhati Anak Singgung Orang Dewasa Lakukan Kekerasan ke Anak
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
100 Tahun Naar de Republiek Indonesia: Menelanjangi Neokolonialisme 2026, Republik untuk Siapa?
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Diskusi Dengan Ombudsman RI, Imigrasi Sumut Kedepankan Semangat 'Imigrasi untuk Rakyat'
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
-
Ramai-ramai Berburu Anggaran di Senayan, Efisiensi Prabowo Cuma Omon-omon?