/
Selasa, 28 Februari 2023 | 17:04 WIB
Louvre Surabaya lapor polisi terkait tuduhan lakukan pengaturan skor. (Antara)

Suara Sumatera - Klub bola basket Louvre Surabaya membuat laporan ke Polda Metro Jaya. Hal itu terkait tuduhan pengaturan skor yang dilakukan di ajang ASEAN Basketball League (ABL).

Diketahui, Perbasi membekukan Louvre karena adanya masalah saat mengikuti ABL 2023, salah satunya dugaan tuduhan pengaturan skor.

"Kedatangan kami dalam rangka membuat laporan terkait pelanggaran dugaan tindak pidana pasal 27 ayat 3 tentang pencemaran nama baik, pasal 14 dan 15 Undang-Undang No 1 1946 terkait berita hoaks," kata kuasa hukum Louvre Surabaya Rinto Wardana melansir Antara Selasa (28/2/2023).

Rinto mengaku isu pengaturan skor mencuat begitu saja dan berasal dari sumber yang tidak bisa divalidasi dan diverifikasi. Isu itu bergulir melalui surat elektronik yang kemudian menjadi pesan berantai di aplikasi WhatsApp.

"Dalam email dimunculkan tuduhan adanya pengaturan skor oleh Louvre. Sementara itu tidak dapat diverifikasi dan diklarifikasi. Kami menduga email ini berisi berita bohong dan tidak dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya. 

Louvre melaporkan individu bernama Alan yang menyebarkan berita bohong terkait isu pengaturan skor melalui surat elektronik. 

"Terlapor adalah nama dalam email tersebut Alan. Terlapor lain akan kita buat setelah penyelidikan," ungkap Rinto.

Louvre sangat menyayangkan tindakan dari Perbasi yang telah membekukan tim basket asal Surabaya tersebut hanya berdasar pada isu atau dugaan. Investigasi baru dilakukan oleh Perbasi dan belum mendapatkan hasil, namun Louvre Surabaya sudah langsung dibekukan.

Baca Juga: Sutradara Jason Kim Angkat Kisah Nyata dalam Film Terbarunya My Heart Puppy

Load More