/
Kamis, 09 Maret 2023 | 17:21 WIB
AG dan Mario Dandy Satriyo. [Twitter]

Suara Sumatera - Pacar Mario Dandy Satriyo, AG (15) resmi ditahan di Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (LPKS), Cipayung, Jakarta Timur selama 7 hari per Rabu (8/3/2023). 

AG ditahan terkait kasus penganiayaan terhadap David, putra pengurus GP Ansor mengalami koma. 

Seiring dengan itu, beredar kabar yang bahwa AG resmi dinyatakan bebas oleh Polres Jakarta Selatan. Selain itu, tante AG disebut menjadi tumbal dari kasus penganiayaan tersebut.

Informasi disebarkan dalam bentuk video oleh kanal YouTube bernama 'PAKDE TV' pada 5 Maret 2023 dengan narasi sebagai berikut:

"WOW!!! Agnes Batal Tersangka, Tante Agnes Jadi Tumbal, Polres Jaksel Sudah Masuk Angin??" demikian judul unggahan dikutip Kamis (9/3/2023).

"AGNES RESMI DINYATAKAN BEBAS POLRES JAKSEL TIBA TIBA BERI PENGUMUMAN KEPADA PERS," tulis keterangan thumbnail video.

Lalu benarkah klaim yang menyatakan AG resmi dibebaskan?

PENJELASAN
Setelah ditelusuri, klaim Polres Jakarta Selatan menyatakan AG pacar Mario Dandy resmi dibebaskan adalah salah.

Faktanya, dalam isi video tersebut tidak ditemukan klaim yang dicantumkan pada judul maupun thumbnail.

Baca Juga: Harta Ayah Mario Dandy Disebut Capai Rp500 M, Publik: Pantesan Anaknya Belagu

Narator video membacakan artikel Harianhalu.com yang diunggah pada 1 Maret 2023. Adapula judul artikel tersebut adalah "Deddy Corbuzier: Agnes Gracia Haryanto Cewek Psikopat, Mario Dandy Tolol Anak Pejabat yang Merasa Berkuasa".

Isi artikel yang dibacakan narator adalah membahas ungkapan Deddy Corbuzier mengenai kasus penganiayaan oleh Mario Dandy kepada David hingga koma.

Kasus penganiayaan itu sendiri sudah diambil alih oleh Polda Metro Jaya, yang sebelumnya ditangani oleh Polres Jakarta Selatan.

KESIMPULAN
Dari keterangan di atas, dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyebut bahwa pacar Mario Dandy, AG resmi dibebaskan oleh Polres Jakarta Selatan merupakan kabar hoaks.

Dengan demikian, video bernarasi demikian masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

Load More