Suara Sumatera - Sebuah unggahan menarasikan bahwa Presiden Jokowi memecat 64 menteri dengan tidak hormat karena terlibat kasus pencucian uang.
Narasi bahwa Jokowi memecat 64 menteri tersebut muncul di media sosial Facebook. Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
"VIRAL ~64 menteri terl1bat k4sus pencuc1an uang, Jokowi p3cat secara t1dak terh0rmat semua nya".
Benarkah Presiden Jokowi memecat 64 menteri karena terlibat kasus pencucian uang?
Melansir Antaranews.com, Selasa (21/2/2023), narasi soal Presiden Jokowi memecat 64 menteri karena terlibat kasus pencucian uang adalah hoaks. Tidak ditemukan judul unggahan dengan isi konten di dalamnya.
Jumlah menteri dan kepala badan/lembaga setingkat menteri dalam Kabinet Indonesia Maju pada Maret 2023 hanya 39 orang, termasuk 4 orang menteri koordinator dan bukan sebanyak 64 menteri.
Narator dalam unggahan video di Facebook itu justru membacakan berita Tribunnews berjudul ‘69 Pegawai Ketar-ketir, Sri Mulyani Sedang Lacak Para Koruptor dan Pengkhianat di Tubuh Kemenkeu’.
Berita tersebut berisi pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang menyebutkan Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan tengah melakukan investigasi terhadap 69 pegawai yang memiliki harta tak wajar.
Kompilasi potongan gambar dalam unggahan video tersebut juga tidak terdapat informasi resmi tentang pemecatan 64 menteri.
Baca Juga: Senada dengan Jokowi, Ketum Golkar Kasih Kisi-kisi Calon Menpora: Ada yang Muda dan Merasa Muda
Salah satu potongan video tersebut serupa dengan unggahan akun YouTube KompasTV yang berjudul 'Mahfud MD Deteksi Ada Pergerakan Dana Mencurigakan Rp 300 Triliun di Kemenkeu!'.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Kabar Breaking News Mario Dandy Divonis Mati Usai Lakukan Pembunuhan Berencana, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Pernikahan Raffi Ahmad dan Mimi Bayuh Terbukti, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Terbukti Ingkar Janji, Anies Didepak Surya Paloh dari NasDem, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Tak Terima Dihukum Mati, Ferdy Sambo Ngamuk Tembak Bharada E, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Innalillahi Tukul Arwana Meninggal Dunia saat Dilarikan ke RS, Benarkah?
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL