Suara Sumatera - Kasus dugaan pencabulan di lingkungan pendidikan terjadi di Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kepulauan Meranti, Riau.
Seorang santriwati disebut dilecehkan oleh oknum ustaz salah satu pondok pesantren (ponpes) wilayah itu. Korban merupakan anak di bawah umur.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul Lapawesean Tendri Gulin menjelaskan bahwa tersangka berinisial MM (50) kini telah ditangkap usai pihak keluarga korban melaporkan perbuatan tak senonohnya tersebut.
"Terbongkarnya kasus tersebut, setelah korban bercerita tentang peristiwa yang ia alami kepada bibinya, yang menjadi salah satu tenaga pengajar di sekolah pesantren," ujar AKBP Andi dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (21/3/2023).
Korban awalnya menceritakan kejadian pelecehan seksual yang dialaminya kepada sang paman. Mendengar pengakuan keponakannya itu, sang paman yang tak terima lalu memanggil orang tua korban.
"Hingga akhirnya kejadian tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian," ujarnya.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku.
"Bukan karena tidak kuat menahan nafsu birahinya, melainkan dengan modus ingin menyalurkan ilmu yang bisa menyembuhkan orang sakit kepada santrinya itu," jelas Kapolres.
Selain itu, pelaku juga mengaku memanfaatkan jasa santrinya untuk dijadikan pembantu di rumahnya.
Baca Juga: Chat Baim Wong ke Nikita Mirzani yang Berujung Perdamaian: Woi Lu Galak Banget Sih Sama Gue
Tidak hanya itu, sang kiai bahkan menjanjikan keringanan biaya sekolah korban untuk setiap bulannya.
"Pelaku juga telah melakukan pencabulan sebanyak 9 kali, dalam kurun waktu satu bulan," kata Kapolres.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123