Suara Sumatera - Google meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk mengetahui lebih dalam mengenai informasi yang dicari.
"Untuk membantu masyarakat mengevaluasi informasi dan memahami asal-muasalnya, kami menyediakan fitur "Tentang hasil ini" di Indonesia," tulis Google dalam keterangan tertulis, Minggu (2/4/2023).
Saat melakukan penelusuran dengan bahasa Inggris atau bahasa Indonesia, Anda akan melihat tiga titik di samping sebagian besar hasil di Google Search.
"Anda dapat mengetuk tiga titik itu untuk mempelajari lebih lanjut asal-muasal informasi yang dilihat dan bagaimana sistem kami menganggapnya berguna untuk kueri Anda," ujarnya.
Alat baru baru lainnya adalah Pinpoint, alat riset untuk membantu jurnalis dan akademisi menjelajahi dan menganalisis koleksi dokumen dalam jumlah besar.
Dengan alat ini, Anda dapat mengupload dan menelusuri ratusan ribu dokumen, gambar, email, catatan yang ditulis tangan, dan file audio untuk mencari kata atau frasa, lokasi, organisasi, dan orang tertentu.
"Pinpoint dapat membantu Anda menggunakan file teks, audio, dan video dengan menyediakan fitur pengenalan karakter optis (OCR), transkripsi, penelusuran, dan pengenalan entitas (orang, organisasi, dan lokasi)," katanya.
Berita Terkait
-
Teknologi Digital Saat Ini Sangat Dibutuhkan Untuk Tingkatkan Kinerja Bisnis
-
Biografi Lasminingrat, Tokoh Sunda Pejuang Emansipasi Wanita Jadi Google Doodle Hari Ini
-
Siapa Lasminingrat yang Jadi Google Doodle Hari Ini? Intip 5 Faktanya
-
Google Doodle Hari Ini Tampilkan Lasminingrat, Siapa Dia?
-
Lasminingrat, Tokoh Intelektual Wanita yang Menjadi Google Doodle Hari ini
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi